This Author published in this journals
All Journal Jurnal SOLMA
Fajarwati, Prisca Kiki
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Pembuatan Pupuk Ramah Lingkungan Berbasis Sirkuler Ekonomi Untuk Menunjang Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan Parmawati, Rita; Leksono, Amin Setyo; Fajarwati, Prisca Kiki; Fajarwati, Santi Kusuma
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20774

Abstract

Latar Belakang: Penurunan produktivitas lahan akibat penggunaan pupuk dan pestisida sintetis secara berlebihan menjadi ancaman bagi ketahanan pangan nasional. Kabupaten Ngawi sebagai salah satu lumbung padi terbesar di Jawa Timur memiliki potensi besar untuk mengembangkan Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PRLB) guna menjaga ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan petani. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi petani dalam mengadopsi PRLB melalui pemanfaatan pupuk organik lokal. Metode: Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pendidikan masyarakat berupa sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi pembuatan pupuk organik berbasis eco-enzyme, Mikroorganisme Lokal (MOL), dan Biosaka dengan melibatkan partisipasi aktif kelompok tani. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pengetahuan petani mengenai konsep PRLB, keterampilan teknis dalam pembuatan pupuk organik, serta kesadaran untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Petani juga mulai memanfaatkan limbah organik rumah tangga dan pertanian sebagai bahan baku pupuk, yang berdampak pada efisiensi biaya usahatani dan keberlanjutan ekosistem pertanian. Kesimpulan: Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif melalui sosialisasi dan pelatihan efektif dalam mendukung penerapan PRLB di tingkat desa, dan untuk keberlanjutan disarankan adanya pendampingan rutin, pembentukan kelompok tani organik, serta sinergi dengan pemerintah daerah.