Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ekonomi Sosial sebagai Pilar Pemberdayaan: Analisis Peran BUMDesa “Empat Lima” dalam Membangun Kemandirian Desa Rokhmah, Zulviyatur
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 8 No 2 (2025): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v8i2.4134

Abstract

Pelaksanaan program Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) menjadi strategi pemberdayaan masyarakat yang penting dalam mendorong kemandirian ekonomi desa. Desa Barengkrajan memiliki potensi lokal yang besar, namun permasalahan lemahnya pengelolaan, rendahnya partisipasi masyarakat, dan ketergantungan terhadap bantuan eksternal menjadi tantangan utama. Program BUMDesa “Empat Lima” dipilih sebagai fokus pengabdian karena dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui usaha berbasis potensi desa. Pengabdian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pengurus BUMDes dan perangkat desa, serta analisis literatur terkait. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa BUMDesa “Empat Lima” berhasil mengembangkan beberapa unit usaha seperti layanan WiFi murah, PPOB, produksi kripik lele, dan rumah produksi seni rupa, yang mampu meningkatkan pendapatan warga serta membuka lapangan kerja baru. Selain dampak ekonomi, program ini juga menguatkan nilai gotong royong, kemandirian, dan solidaritas sosial masyarakat. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan manajemen, minimnya pendampingan teknis, serta belum optimalnya inovasi bisnis berbasis data dan pasar lokal. Meski demikian, keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan BUMDes menjadi kunci keberhasilan program ini. Hasil ini menunjukkan bahwa BUMDes tidak hanya sebagai instrumen ekonomi, namun juga sebagai agen sosial yang memperkuat kapasitas masyarakat desa. Ke depan, program ini memiliki potensi besar untuk direplikasi di desa lain sebagai model pemberdayaan berbasis potensi lokal yang berkelanjutan