Zuhra, Arummaisya Rosdiana
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Strategi Komunikasi dalam Penyebaran Informasi Melalui Media Sosial @diskominfokabbogor Zuhra, Arummaisya Rosdiana; Sartika, Ika
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2339

Abstract

The importance of social media's role as an effective public communication tool in the digital era, particularly in enhancing transparency and public participation. This study aims to describe the implementation of the communication strategy of the Bogor District Communication and Informatics Office (Diskominfo) in disseminating information through social media @diskominfokabbogor. The research method used is descriptive qualitative, based on the theory of Cutlip, Center, & Broom. The results indicate that Diskominfo has implemented an effective communication strategy through four stages: fact-finding, planning, implementation, and evaluation. The research reveals that this strategy has successfully established the @diskominfokabbogor account as an inclusive and adaptive public information hub, despite facing challenges in visual content production capacity. During the implementation stage, content is managed collaboratively using repost, redesign, and independent production approaches. Although facing challenges regarding limited graphic design expertise, Diskominfo has taken strategic steps, such as enhancing cross-sectoral cooperation, to minimize the impact. This study concludes that to optimize the communication strategy, Diskominfo needs to improve the team's technical capabilities, strengthen collaboration, and implement more systematic evaluations to enhance the quality of information delivered to the public. Abstrak Pentingnya peran media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang efektif di era digital, terutama dalam meningkatkan transparansi dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor dalam menyebarkan informasi melalui Media Sosial @diskominfokabbogor. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan landasan teori Cutlip, Center, & Broom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Diskominfo telah menerapkan strategi komunikasi yang efektif melalui empat tahapan: pencarian fakta, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian mengungkap bahwa strategi ini berhasil menjadikan akun @diskominfokabbogor sebagai pusat informasi publik yang inklusif dan adaptif, meskipun menghadapi tantangan dalam hal kapasitas produksi konten visual. Pada tahap pelaksanaan, konten dikelola secara kolaboratif dengan pendekatan repost, redesain, dan produksi mandiri. Meskipun menghadapi tantangan dalam hal keterbatasan tenaga ahli desain grafis, Diskominfo telah mengambil langkah strategis seperti meningkatkan kerja sama lintas bidang untuk meminimalkan dampaknya. Studi ini menyimpulkan bahwa untuk mengoptimalkan strategi komunikasi, Diskominfo perlu meningkatkan kemampuan teknis tim, memperkuat kolaborasi, dan melaksanakan evaluasi yang lebih sistematis guna meningkatkan kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
Penerapan Strategi Komunikasi dalam Penyebaran Informasi Melalui Media Sosial @diskominfokabbogor Zuhra, Arummaisya Rosdiana; Sartika, Ika
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2339

Abstract

The importance of social media's role as an effective public communication tool in the digital era, particularly in enhancing transparency and public participation. This study aims to describe the implementation of the communication strategy of the Bogor District Communication and Informatics Office (Diskominfo) in disseminating information through social media @diskominfokabbogor. The research method used is descriptive qualitative, based on the theory of Cutlip, Center, & Broom. The results indicate that Diskominfo has implemented an effective communication strategy through four stages: fact-finding, planning, implementation, and evaluation. The research reveals that this strategy has successfully established the @diskominfokabbogor account as an inclusive and adaptive public information hub, despite facing challenges in visual content production capacity. During the implementation stage, content is managed collaboratively using repost, redesign, and independent production approaches. Although facing challenges regarding limited graphic design expertise, Diskominfo has taken strategic steps, such as enhancing cross-sectoral cooperation, to minimize the impact. This study concludes that to optimize the communication strategy, Diskominfo needs to improve the team's technical capabilities, strengthen collaboration, and implement more systematic evaluations to enhance the quality of information delivered to the public. Abstrak Pentingnya peran media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang efektif di era digital, terutama dalam meningkatkan transparansi dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor dalam menyebarkan informasi melalui Media Sosial @diskominfokabbogor. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan landasan teori Cutlip, Center, & Broom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Diskominfo telah menerapkan strategi komunikasi yang efektif melalui empat tahapan: pencarian fakta, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian mengungkap bahwa strategi ini berhasil menjadikan akun @diskominfokabbogor sebagai pusat informasi publik yang inklusif dan adaptif, meskipun menghadapi tantangan dalam hal kapasitas produksi konten visual. Pada tahap pelaksanaan, konten dikelola secara kolaboratif dengan pendekatan repost, redesain, dan produksi mandiri. Meskipun menghadapi tantangan dalam hal keterbatasan tenaga ahli desain grafis, Diskominfo telah mengambil langkah strategis seperti meningkatkan kerja sama lintas bidang untuk meminimalkan dampaknya. Studi ini menyimpulkan bahwa untuk mengoptimalkan strategi komunikasi, Diskominfo perlu meningkatkan kemampuan teknis tim, memperkuat kolaborasi, dan melaksanakan evaluasi yang lebih sistematis guna meningkatkan kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
Pemanfaatan Media Digital Instagram untuk Penguatan Citra Pemerintah Kabupaten Bogor Zuhra, Arummaisya Rosdiana; Sasmita, Hari Otang
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2697

Abstract

Instagram has become one of the strategic media in government communication because it is able to disseminate information quickly, widely, and interactively. However, its effectiveness in building a positive image of local government still requires further study, particularly regarding the role and communication strategies of public relations in managing content and engaging the community. This study aims to explain the role of the Bogor Regency Communication and Information Agency's public relations division in utilizing Instagram as a platform for strengthening government image, as well as to analyze the communication strategies applied in managing the official @kabupaten.bogor account. This research uses a descriptive qualitative method through observation, interviews, active involvement in the workflow of the public relations team, and literature study. Data were collected from the public relations work processes, including pre-production, production, and post-production of content. The results show that public relations play an important role in delivering transparent, accurate, and accessible information. The communication strategy used refers to The Circular Model of Social Media (SOME), which includes the stages of Share, Optimize, Manage, and Engage. The use of features such as stories, live streaming, polls, reposts, and comments is proven to enhance interaction and strengthen two-way communication with the public. Abstrak Instagram menjadi salah satu media strategis dalam komunikasi pemerintah karena mampu menyebarkan informasi secara cepat, luas, dan interaktif. Namun, efektivitas pemanfaatannya dalam membangun citra positif pemerintah daerah masih perlu diteliti lebih dalam, terutama terkait peran serta strategi komunikasi humas dalam mengelola konten dan membangun keterlibatan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran Humas Diskominfo Kabupaten Bogor dalam memanfaatkan Instagram sebagai sarana penguatan citra pemerintah, serta menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan dalam pengelolaan akun resmi @kabupaten.bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, keterlibatan langsung dalam alur kerja humas, serta studi pustaka. Data dikumpulkan dari tahapan kerja humas yang meliputi pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas berperan penting dalam menyampaikan informasi yang transparan, akurat, dan mudah dipahami publik. Strategi komunikasi yang digunakan mengacu pada The Circular Model of Social Media (SOME), yaitu Share, Optimize, Manage, dan Engage. Pemanfaatan fitur Instagram seperti stories, live, polling, repost, dan komentar terbukti meningkatkan interaksi serta memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.
Pemanfaatan Media Digital Instagram untuk Penguatan Citra Pemerintah Kabupaten Bogor Zuhra, Arummaisya Rosdiana; Sasmita, Hari Otang
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2697

Abstract

Instagram has become one of the strategic media in government communication because it is able to disseminate information quickly, widely, and interactively. However, its effectiveness in building a positive image of local government still requires further study, particularly regarding the role and communication strategies of public relations in managing content and engaging the community. This study aims to explain the role of the Bogor Regency Communication and Information Agency's public relations division in utilizing Instagram as a platform for strengthening government image, as well as to analyze the communication strategies applied in managing the official @kabupaten.bogor account. This research uses a descriptive qualitative method through observation, interviews, active involvement in the workflow of the public relations team, and literature study. Data were collected from the public relations work processes, including pre-production, production, and post-production of content. The results show that public relations play an important role in delivering transparent, accurate, and accessible information. The communication strategy used refers to The Circular Model of Social Media (SOME), which includes the stages of Share, Optimize, Manage, and Engage. The use of features such as stories, live streaming, polls, reposts, and comments is proven to enhance interaction and strengthen two-way communication with the public. Abstrak Instagram menjadi salah satu media strategis dalam komunikasi pemerintah karena mampu menyebarkan informasi secara cepat, luas, dan interaktif. Namun, efektivitas pemanfaatannya dalam membangun citra positif pemerintah daerah masih perlu diteliti lebih dalam, terutama terkait peran serta strategi komunikasi humas dalam mengelola konten dan membangun keterlibatan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran Humas Diskominfo Kabupaten Bogor dalam memanfaatkan Instagram sebagai sarana penguatan citra pemerintah, serta menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan dalam pengelolaan akun resmi @kabupaten.bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, keterlibatan langsung dalam alur kerja humas, serta studi pustaka. Data dikumpulkan dari tahapan kerja humas yang meliputi pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas berperan penting dalam menyampaikan informasi yang transparan, akurat, dan mudah dipahami publik. Strategi komunikasi yang digunakan mengacu pada The Circular Model of Social Media (SOME), yaitu Share, Optimize, Manage, dan Engage. Pemanfaatan fitur Instagram seperti stories, live, polling, repost, dan komentar terbukti meningkatkan interaksi serta memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.