Aswandi, Aswandi
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RELEVANSI TEORI HUMANISME ABRAHAM MASLOW DENGAN PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER DI SEKOLAH KAWASAN 3T Aswandi, Aswandi
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.27977

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji relevansi teori humanisme Abraham Maslow dengan pendidikan Islam kontemporer di sekolah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), mengeksplorasi mekanisme implementasi dan faktor-faktor yang mendukung keberhasilan pendekatan humanistik-religius dalam konteks keterbatasan sumber daya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik, mengumpulkan data melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori humanisme Maslow diimplementasikan melalui mekanisme bertahap yang dimulai dari identifikasi dan pemenuhan kebutuhan dasar siswa secara komunal, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif, membangun komunitas pembelajaran kolaboratif, memberikan apresiasi terhadap setiap pencapaian siswa, hingga memfasilitasi aktualisasi diri yang berorientasi pada kemaslahatan umat. Keberhasilan pendekatan ini didukung oleh komitmen kuat pendidik, dukungan komunitas lokal, fleksibilitas kurikulum, integrasi nilai-nilai Islam, manajemen partisipatif, dan orientasi jangka panjang. Relevansi teori Maslow dengan pendidikan Islam terletak pada keselarasan hierarki kebutuhan dengan maqāṣid al-syarī'ah, menghasilkan model pendidikan humanistik-religius adaptif yang holistik, kontekstual, dan berkelanjutan. Model ini berkontribusi signifikan terhadap pencapaian SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 10 tentang pengurangan kesenjangan, menawarkan solusi efektif untuk transformasi pendidikan di wilayah marginal yang dapat direplikasi untuk mempercepat pembangunan manusia seutuhnya dan kesejahteraan sosial berkelanjutan