Area tunggu Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning merupakan ruang bersama yang digunakan oleh berbagai program studi di Fakultas Teknik. Ruang ini dimanfaatkan oleh seluruh civitas akademika, seperti dosen, mahasiswa, serta tamu dari luar universitas. Kondisi ini menjadikan area tunggu Fakultas Teknik sebagai ruang dengan intensitas penggunaan tinggi serta latar belakang pengguna yang beragam. Keberagaman tersebut dapat memengaruhi kenyamanan dan keterikatan pengguna terhadap ruang, sekaligus menjadikan area tunggu sebagai representasi citra atau “wajah” Fakultas Teknik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterikatan tempat (place attachment) pengguna terhadap area tunggu Fakultas Teknik. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi potensi kontribusinya terhadap perancangan desain interior yang inklusif dan universal. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan instrumen Place Attachment Index (PAI) untuk mengukur tingkat keterikatan pengguna. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi dimensi emosional dan fungsional dalam hubungan pengguna dengan ruang tunggu tersebut. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa place attachement tidak dapat terbentuk karena berada pada skala rendah yaitu 28,60. Ketiadaan place attachment disebabkan oleh area tunggu yang belum merepresentasikan citra Fakultas Teknik serta belum dirancang sebagai desain interior yang inklusif dan universal. Temuan penelitian ini dapat menjadi rujukan untuk studi lanjutan terkait keterikatan pengguna terhadap ruang bersama di lingkungan pendidikan tinggi. Kata Kunci: Area Tunggu, Desain Universal, Fakultas Teknik, Place Attachment