Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Manajemen Perawatan Terjadwal Terhadap Biaya Kerusakan Unit Dan Performa Alat Berat di Industri Pertambangan Indonesia Purnomo, Dwi Hery
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i12.4585

Abstract

Industri pertambangan merupakan sektor vital bagi perekonomian Indonesia, namun menghadapi tantangan signifikan terkait tingginya downtime dan biaya kerusakan alat berat akibat manajemen perawatan yang belum optimal. Efektivitas perawatan terjadwal dalam meningkatkan kinerja dan menekan biaya operasional perlu dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh manajemen perawatan terjadwal terhadap biaya kerusakan unit dan performa alat berat di industri pertambangan Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini mengevaluasi efektivitas perawatan terjadwal dalam mengurangi biaya kerusakan dan meningkatkan kinerja alat berat yang diukur melalui indikator Mechanical Availability (MA), Mean Time Between Failures (MTBF), dan Mean Time To Repair (MTTR). Data diperoleh dari historis pemeliharaan selama periode 2019-2024 pada 571 unit alat berat di PT. XXX. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji hubungan antara variabel perencanaan pemeliharaan, pengelolaan stok suku cadang, dan manajemen rantai pasok terhadap biaya perbaikan dan ketersediaan alat berat. Hasil menunjukkan bahwa implementasi manajemen perawatan terjadwal yang efektif secara signifikan mempengaruhi performa alat berat. Variabel Unit_Year (?=0.01673, p<0.001), MTBF (?=0.004602, p<0.001), dan Cost (?=2.13e-10, p<0.001) berpengaruh signifikan terhadap MA dengan R²=0.7028. Program inspeksi berkala (B7) menunjukkan korelasi positif (?=0.0091, p<0.001) terhadap peningkatan MA. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategi perawatan dan manajemen stok optimal untuk meningkatkan efisiensi operasional di industri pertambangan.