Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN EDUKASI BAHAYA SEKS BEBAS DI KAMPUNG TUA TELUK MATA IKAN NONGSA Ibrahim, Ibrahim; Tafsil, Tafsil; Wennas, Wennas; Christina, Yanni
Jurnal Pendekar Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : LPPM-Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/pend.v3i2.2069

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang bahaya seks bebas di Kampung Teluk Mata Ikan, Nongsa. Metode yang digunakan adalah pre-experimental one group pre-test post- test design dengan 30 responden. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan yang mencakup pengertian seks bebas, bahaya, jenis IMS, dampak kehamilan tidak diinginkan, pencegahan, dan akibat sosial. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 55,3 pada pre-test menjadi 82,7 pada post-test. Uji paired t-test menghasilkan p=0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penyuluhan. Disimpulkan bahwa penyuluhan efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja, sehingga disarankan program serupa dilaksanakan secara berkesinambungan.
PENYULUHAN EDUKASI BAHAYA SEKS BEBAS DI KAMPUNG TUA TELUK MATA IKAN NONGSA Ibrahim, Ibrahim; Tafsil, Tafsil; Wennas, Wennas; Christina, Yanni
Jurnal Pendekar Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : LPPM-Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/pend.v3i2.2100

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang bahaya seks bebas di Kampung Teluk Mata Ikan, Nongsa. Metode yang digunakan adalah pre-experimental one group pre-test post- test design dengan 30 responden. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan yang mencakup pengertian seks bebas, bahaya, jenis IMS, dampak kehamilan tidak diinginkan, pencegahan, dan akibat sosial. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 55,3 pada pre-test menjadi 82,7 pada post-test. Uji paired t-test menghasilkan p=0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penyuluhan. Disimpulkan bahwa penyuluhan efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja, sehingga disarankan program serupa dilaksanakan secara berkesinambungan.