Penelitian ini mengkaji kemampuan memakai pembalut pada siswa Down Syndrome di SLB Negeri 2 Kendari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan memakai pembalut siswa down syndrome di SLB Negeri 2 Kendari dengan menggunakan boneka sebagai media pembelajaran. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Murid dalam penelitian ini adalah seorang siswa down syndrome kelas VI di SLB Negeri 2 Kendari yang berinisial ADS. Tehnik pengumpulan data yang dilakukan adalah tes perbuatan. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan membandingkan nilai dari tes awal dengan tes akhir, mendeskripsikan hasil tes sebelum dan setelah perlakuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah : 1) kemampuan memakai pembalut pada siswa Down Syndrome di SLB Negeri 2 Kendari berada pada kategori kurang mampu, 2) kemampuan memakai pembalut pada siswa Down Syndrome di SLB Negeri 2 Kendari setelah menggunakan media boneka berada pada kategori sangat mampu, 3) terdapat peningkatan kemampuan memakai pembalut pada siswa Down Syndrome di SLB Negeri 2 Kendari dari kategori kurang mampu meningkat menjadi kategori sangat mampu. Dengan demikian, kemampuan siswa setelah diberikan perlakuan meningkat dan lebih baik dibandingkan sebelum diberikan perlakuan.