Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kepemimpinan Spiritual Kepala Sekolah Dalam Budaya Kerja Guru (Studi Kasus Mi Mambaul Ulum Terik Sidoarjo) Inayatu Khoirul Magfiroh
EDUSIANA Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol. 12 No. 1 (2025): EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam
Publisher : EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/edusiana.v12i1.635

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan penguatan kepemimpinan kepala sekolah yang tidak hanya berfokus pada aspek administratif dan manajerial, tetapi juga pada dimensi spiritual sebagai dasar pembentukan budaya kerja guru di satuan pendidikan. Kepemimpinan spiritual dipandang mampu menanamkan nilai keteladanan, integritas, makna kerja, dan tanggung jawab moral yang berdampak pada perilaku profesional guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kepemimpinan spiritual kepala sekolah dalam membentuk dan menguatkan budaya kerja guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi lapangan, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Sumber data meliputi kepala sekolah, guru, serta dokumen kebijakan dan program sekolah yang relevan. Objek penelitian adalah budaya kerja guru, dengan lokus penelitian pada sekolah/madrasah yang menerapkan nilai-nilai keislaman dalam tata kelola pendidikannya. Arah temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi kepemimpinan spiritual kepala sekolah tercermin melalui keteladanan, pembiasaan nilai religius, komunikasi bermakna, dan penguatan komitmen kerja, yang secara simultan membentuk budaya kerja guru yang disiplin, bertanggung jawab, kolaboratif, dan berorientasi pada mutu pembelajaran. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi konseptual dan praktis bagi pengembangan manajemen kepemimpinan pendidikan Islam yang berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya pendidik dan budaya organisasi sekolah
Penerapan Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Praktik Sholat Jumat inayatu Khoirul Magfiroh
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 4 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/vtjrek34

Abstract

The low level of conceptual understanding and practical performance of Friday Prayer (Ṣalāt al-Jumu‘ah) among third-grade students presents a challenge in Fiqh instruction, which requires mastery of cognitive as well as psychomotor and affective domains. This study aims to improve students’ conceptual understanding and practical implementation of Friday Prayer through the application of a scientific approach in Fiqh learning. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design, conducted cyclically through the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. The scientific approach was applied through activities of observing, questioning, collecting information, reasoning, and communicating the material on Friday Prayer in a contextual and participatory manner. Research data were obtained from learning activities, teachers’ reflective notes, as well as the responses and engagement of third-grade students at MI Mambaul Ulum Terik, Sidoarjo, during the implementation of the actions. The research subjects were students in the Fiqh subject at a faith-based educational institution, which served as the research setting. The expected findings indicate that the implementation of the scientific approach can enhance the quality of the Fiqh learning process, strengthen students’ conceptual understanding, and develop meaningful and sustainable practical skills in performing Friday Prayer, thereby contributing to impactful learning. Rendahnya pemahaman konsep dan praktik Sholat Jumat pada peserta didik kelas tiga menjadi tantangan dalam pembelajaran Fiqih yang menuntut penguasaan aspek kognitif sekaligus psikomotorik dan afektif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep dan praktik Sholat Jumat melalui penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran Fiqih. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan secara siklikal. Pendekatan saintifik diterapkan melalui aktivitas mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan materi Sholat Jumat secara kontekstual dan partisipatif. Sumber data penelitian diperoleh dari aktivitas pembelajaran, hasil refleksi guru, serta respons dan keterlibatan peserta didik kelas tiga di MI Mambaul Ulum Terik Sidoarjo, selama proses tindakan berlangsung. Objek penelitian adalah peserta didik pada mata pelajaran Fiqih di satuan pendidikan menengah berbasis keagamaan sebagai lokus riset. Arah temuan penelitian diharapkan menunjukkan bahwa penerapan pendekatan saintifik mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran Fiqih, memperkuat pemahaman konseptual, serta mengembangkan kemampuan praktik ibadah Sholat Jumat secara bermakna dan berkelanjutan, sehingga berkontribusi pada penguatan pembelajaran berdampak.