Saputri, Melliana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Wordwall terhadap Minat Belajar Siswa di Sekolah Dasar Saputri, Melliana; Hadiyanti, Putri Octa
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025): In Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7575

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar masih menjadi permasalahan yang menuntut inovasi pembelajaran digital yang interaktif. Berbagai penelitian terdahulu telah mengembangkan media digital untuk meningkatkan motivasi belajar, namun pemanfaatan Wordwall sebagai media pembelajaran interaktif berbasis permainan dalam konteks IPA sekolah dasar masih jarang dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Wordwall terhadap minat belajar siswa kelas IV SD Negeri 89 Pekanbaru. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest–posttest, melibatkan 32 siswa sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui angket minat belajar dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 48,88 pada pretest menjadi 77,19 pada posttest. Nilai thitung -75,131,  dan p < 0,001, menandakan adanya perbedaan yang sangat signifikan antara sebelum dan sesudah penggunaan media Wordwall. Berdasarkan hasil tersebut, media Wordwall terbukti efektif meningkatkan minat belajar siswa melalui peningkatan perhatian, motivasi, dan partisipasi aktif selama pembelajaran. Secara teoretis, temuan ini memperkuat konsep pembelajaran digital berbasis interaktivitas dan keterlibatan emosional siswa, sedangkan secara praktis memberikan kontribusi inovatif bagi guru dalam menciptakan pengalaman belajar IPA yang menyenangkan, adaptif, dan relevan dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21.