Mulyono, Sulistio Murti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penelitian PERAN HUMAS DPRD BOGOR DALAM MENJAGA REPUTASI LEMBAGA LEGISLATIF MELALUI PENDEKATAN KOMUNIKASI PARTISIPATIF DAN RESPONSIF.: Studi Kasus Pendekatan Komunikasi Partisipatif dan Responsif di DPRD Kota Bogor Athifa, Athifa Yasmina Humaira; Mulyono, Sulistio Murti; Abung Supama, Wijaya
JISIP UNJA (Jurnal Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Jambi) Vol 9, No1 (2025): April
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Fakultas Hukum Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jisipunja.v9i1.43604

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Humas DPRD Kota Bogor dalam menjaga reputasi lembaga legislatif melalui penerapan komunikasi yang partisipatif dan responsif. Fokus utama penelitian adalah bagaimana Humas mengelola komunikasi publik guna memperkuat citra positif lembaga di tengah meningkatnya tuntutan keterbukaan informasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskritif dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan staf Humas, Protokol, dan pengelola media sosial yang memiliki pengalaman langsung dalam aktivitas komunikasi kelembagaan. Selain itu, observasi terhadap praktik komunikasi dan analisis dokumen publikasi resmi dilakukan untuk memperoleh data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas DPRD Kota Bogor secara konsisten menerapkan strategi komunikasi dua arah melalui forum publik, kegiatan sosial, dan publikasi digital. Strategi ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam proses dialog, diskusi kebijakan, serta penyampaian masukan secara langsung. Pendekatan tersebut berkontribusi pada penguatan hubungan lembaga dengan masyarakat serta mendorong terciptanya transparansi dan akuntabilitas. Kesimpulannya, strategi komunikasi yang partisipatif dan responsif berperan penting dalam membangun reputasi positif lembaga legislatif serta meningkatkan kepercayaan dan keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi lokal. Adapun keterbatasan penelitian terletak pada jumlah informan yang terbatas dan fokus pada satu studi kasus. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas perspektif publik dan membandingkan praktik komunikasi di berbagai DPRD.