Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Giardiasis: Etiologi, Patofisiologi, Morfologi, Diagnosis, dan Pengobatan Asriyani Abdullah; Insani Fitrahulil Jannah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4706

Abstract

Giardiasis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Giardia lamblia (G. duodenalis atau G. intestinalis), dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang dengan kondisi sanitasi yang buruk. Penularan terjadi melalui jalur fekal-oral, baik secara langsung maupun tidak langsung. Infeksi ini dapat bersifat asimtomatik hingga gejala kronis yang dapat menyebabkan malnutrisi, penurunan berat badan, dan dehidrasi. Diagnosis konvensional mengandalkan pemeriksaan mikroskopis tinja, meskipun teknik ini memiliki keterbatasan dalam sensitifitas dan spesifisitas. Maka metode imunologis atau molekuler seperti PCR diperlukan sebagai pelengkap, namun aksesnya masih terbatas. Pengobatan tergantung pada keadaan atau kondisi pasien, namun metronidazol dan tinidazole masih menjadi pilihan. Pencegahan jangka panjang melibatkan peningkatan sanitasi, edukasi masyarakat, dan pengembangan vaksin. Penelitian masa depan harus difokuskan pada pengembangan metode diagnosis yang lebih sensitif dan praktis, pemahaman terhadap mekanisme resistensi obat, serta eksplorasi target baru untuk terapi dan vaksin.
Edukasi Buah dan Sayur Pada Anak SD Negeri 24 Kota Ternate Elfira Buamona; Liasari Armaijn; Asriyani Abdullah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3451

Abstract

Rendahnya konsumsi sayur dan buah pada anak usia sekolah dasar menjadi salah satu masalah gizi yang masih dihadapi masyarakat Indonesia, termasuk  Provinsi Maluku Utara. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, sebanyak 94,7 persen penduduk Maluku Utara, khususnya kelompok usia 5–14 tahun, masih kurang mengonsumsi sayur dan buah sesuai rekomendasi WHO. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SD Negeri 24 Kota Ternate terhadap pentingnya konsumsi buah dan sayur bagi kesehatan tubuh.  Metode yang digunakan pada pelaksanaan pengabdian ini adalah metode ceramah dan tanya jawab, dimana peserta diberikan edukasi mengenai buah dan sayur. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana nilai kategori baik meningkat dari 16,67% pada pretest menjadi 59,26% pada posttest, sementara kategori kurang menurun menjadi 0%. Selain peningkatan pengetahuan, juga terjadi perubahan perilaku positif, seperti siswa mulai membawa bekal buah ke sekolah. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi gizi dengan media interaktif dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk kebiasaan makan sehat pada anak usia sekolah dasar.