Dalam tradisi Kristen, konsep imago Dei yang menunjukkan di mana manusia diciptakan sesuai segambar dan serupa dengan Allah, dan juga memiliki hubungan dengan Allah yang mencerminkan hubungan ilahi adapun relasinya yang bersifat ontologis, yang di mana Allah sebagai Pencipta memiliki kedudukan lebih tinggi dari ciptaan-Nya. manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat mencerminkan sepenuhnya gambar Allah tanpa berinteraksi dengan sesamanya. Hubungan tersebut meliputi aspek saling menghormati menghargai dan berkomunitas yang mencerminkan sifat ketuhanan yang bersifat relasional. hubungan ini bersifat multidimensional, melibatkan aspek spiritual, sosial, dan moral yang saling terkait. Pribadi manusia berdiri dan berpusat pada realitas kristiani yang diamana Allah ciptakan manusia sesuai dengan gambar dan rupa Allah sendiri dan pada hakekatnya Tuhan Allah telah berulang kali dikemukakan bahwa Allah adalah sekutu Israel, atau sekutu umat-Nya. Menurut tatanan penciptaan, manusia berada pada puncak karya kreatifnya, sebaliknya kitab suci juga menceritakan tentang pemenuhan dan kesempurnaan umat manusia. Oleh karena itu, subyek kekristenan adalah Allah dan umat-Nya. Iman Kristen bukan hanya tentang Tuhan, tetapi juga tentang umat Allah, yang dimaksud umat Allah atau umat manusia bukan hanya bangsa Israel saja, tetapi seluruh umat manusia. Ternyata bahwa uraian tentang manusia dapat dikataka sama dengan tuanya dengan adanya manusia itu sendiri. Dari manakah asal-usul manusia dan kemanakah tujuan hidupnya, serta bagaimana rahasia hidupnya. Tentunya mempunyi implikasi yang jelas dari faktor penciptaan yang mengatakan bahwa seutuhnya ciptaan bergantung kepada Allah. Juga menjelaskan tentang manusia serta hubungannya dengan Allah, aspek-aspek sejarah teologis membahas asal-usul manusia serta umat manusia dengan sesamanya dan juga dengan Tuhannya.Kata kunci : Allah, Manusia, sesamanya, Imago deiĀ