Penelitian ini bertujuan karena dalam pengelolaan taman bacaan masyarakat harus dilakukan dengan baik dan terstruktur, dan juga harus memiliki manejemen yang sangat jelas agar tujuan pengaksesan informasi dapat lebih mudah dan merata penyebarannya kepada masyarakat luas. Di dalam sebuah TBM, manajemen yang dilaksanakan tentulah meliputi sejumlah bidang, yaitu diantaranya bidang layanan, keanggotaan, serta koleksi buku-buku. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan penelitian lapangan. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang tidak menggunakan perhitungan. Penelitian kualitatif ini menekankan pada makna, penalaran, definisi situasi tertentu (dalam konteks tertentu). Pendekatan kualitatif lebih pada proses daripada hasil akhir. Oleh karena itu, urutan kegiatan dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung pada keadaan dan jumlah gejala yang diamati. Penelitian ini menghasilkan bahwa Planning: Penjadwalan aktivitas yang dilakukan oleh TBM sudah cukup baik dengan sering mengadakan acara-acara di setiap hari jum’at sehingga membuat anak-anak menjadi sangat antusias dalam mengikuti setiap kegiatan TBM yang sangat seru. Organizing: Koordinasi yang dilakukan antara pengurus, relawan, dan anak-anak di TBM selama kegiatan juga sangat terukur dan sangat cocok untuk anak-anak seusia mereka. Actuating: Layanan inti disediakan untuk meningkatkan literasi, ketua pengurus TBM juga sangat mendukung kegiatan demi kegiatan dan mengeluarkan dana sendiri untuk mencapai apa yang diinginkan TBM dan juga memfasilitasi seluruh rekan dan juga relawan dalam menjalankan kegiatan di TBM.