This Author published in this journals
All Journal Arsitekta
Fasya, Sultan Arsyi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Konsep Mitigasi Struktural Bencana Tsunami Di Desa Lamjamee Kota Banda Aceh Meutia, Zya Dyena; Fasya, Sultan Arsyi; ., Meutia
Arsitekta : Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan Vol. 7 No. 02 (2025): Arsitekta: Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Tanri Abeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/arsitekta.v7i02.940

Abstract

Kota Banda Aceh merupakan salah satu wilayah yang masuk dalam zona rawan bencana tsunami. Letak permukiman masyarakat yang dekat dengan pantai terdapat di pesisir Kecamatan Syiah Kuala, Meuraxa, Kuta Alam dan Jaya Baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah jalur evakuasi tsunami di Desa Lamjamee Kecamatan Jaya Baru telah memenuhi standar yang berlaku (SNI 7744 :2011 dan SNI 7766 :2012). Penelitian ini dilakukan pada Desa Lamjamee Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh. Batasan objek penelitian di jalur evakuasi pada Desa Lamjamee ialah 300 meter dari garis bibir pantai. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskripstif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian berupa data primer dan sekunder, yang diambil dengan cara wawancara, observasi dan pengamatan secara langsung. Berdasarkan hasil evaluasi yang diteliti maka dapat diambil kesimpulan yang ditinjau dari aspek ketersediaan komponen mitigasi tsunami seperti rambu evakuasi, jalur evakuasi, titik kumpul, tempat evakuasi, dan papan peta di jalur evakuasi Desa Lamjamee. Ada komponen yang tidak tersedia seperti papan peta komponen yang belum tersedia tersebut merupakan komponen yang sangat dibutuhkan pengunjung maupun pengguna jalur evakuasi Desa Lamjamee dikarenakan dengan adanya komponen tersebut memudahkan pengunjung atau pengguna untuk mengevakuasikan diri apabila sewaktu-waktu bencana terjadi.