This Author published in this journals
All Journal JOGED
E., Tasya Syams
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AKULTURASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM TARI GANDRUNG BANYUWANGI: TEORI AKULTURASI E., Tasya Syams
Joged Vol 24, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/joged.v24i2.17920

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui akulturasi nilai Islam dalam tari gandrung Banyuwangi. Penelitian ini menganalisis apa saja akulturasi nilai Islam yang terdapat dalam tari gandrung Banyuwangi dan apa yang menjadi penyebab akulturasi tersebut dengan menggunakan teori akulturasi budaya oleh Marden-Mayer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada dua, yaitu metode pengumpulan data, dan metode analisis data. Pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitu, melalui wawancara, dan pencarian sumber sekunder berupa buku, jurnal, dan artikel. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Temuan dari penelitian ini adalah akulturasi nilai Islam dalam tari gandrung Banyuwangi dapat dilihat dari segi busana, gerakan tari, pergeseran fungsi tari gandrung, dan adanya penambahan unsur Islami yang lain. Adanya akulturasi disebabkan oleh adanya perkembangan Islam di Banyuwangi. Adapun proses terjadinya akulturasi terjadi secara bertahap dan perlahan, tanpa adanya hambatan yang berarti.ABSTRACTResearch tittle: Islamic Value’s Acculturation in Gandrung Dance Banyuwangi: Acculturation Theory. This study aims to determine the acculturation of Islamic values in the gandrung Banyuwangi dance. This study analyzes what the acculturation of Islamic values is in the gandrung Banyuwangi dance and what causes the acculturation using the theory of cultural acculturation by Marden-Mayer. There are two methods used in this study, namely the data collection method and the data analysis method. Data collection was carried out in two ways, namely through interviews, and searching for secondary sources in the form of books, journals and articles. The analysis used in this study is descriptive qualitative. The findings of this study are that the acculturation of Islamic values in the gandrung Banyuwangi dance can be seen from the clothing, dance movements, shifts in the function of the gandrung dance, and the addition of other Islamic elements. The existence of acculturation is caused by the development of Islam in Banyuwangi. The process of acculturation occurs gradually and slowly, without any significant obstacles.