Fikri, Muhammad Luthfi Ali
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Inflasi, BI Rate, Kurs USD, dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Suku Bunga Pasar Uang Antar Bank di Indonesia Mustofa, Ahmad Junaydi; Diniati, Bintis Ti’anatud; Fikri, Muhammad Luthfi Ali; Nabila, Firzanah Uma; Lail, Ibnaty Hidayatul
MARGIN ECO Vol. 9 No. 2 (2025): Margin Eco: Jurnal Ekonomi dan Perkembangan Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Tambakberas Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/margin.v9i2.6570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh Inflasi, BI rate, Kurs USD, dan Jumlah Uang Beredar terhadap volatilitas Suku Bunga Pasar Uang Antar Bank. Riset dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui analisis regresi linear berganda menggunakan perangkat lunak SPSS dengan data runtutan waktu (time series) selama lima tahun dari periode 2020 hingga 2024 berjumlah 60 sampel data bulanan. Data ini didapatkan dari laman resmi Bank Indonesia (BI), Badan Pusat Statistik (BPS), serta dari Satu Data Perdagangan Kemendag RI. Hasil utama penelitian ini mengindikasikan keempat variabel independen tersebut secara bersamaan (simultan) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat suku bunga antar bank. Jika dilihat secara parsial, hanya variabel BI rate dan Jumlah Uang Beredar yang menunjukkan arah positif dan signifikan. Sementara dua variabel lainnya yaitu Inflasi dan Kurs USD tidak terbukti memiliki pengaruh karena dampaknya sudah dimitigasi oleh bank sentral melalui suku bunga acuan. Hasil temuan ini sangat esensial untuk memperkuat efektivitas instrumen kebijakan bagi Bank Indonesia dengan menyediakan alat prediksi dalam menjaga stabilitas pasar uang.
Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Sebagai Instrumen Moneter Inklusif untuk Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Fikri, Muhammad Luthfi Ali; Mustofa, Ahmad Junaydi; Lail, Ibnaty Hidayatul; Nabila, Firzanah Uma; Hidayati, Amalia Nuril
Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak (JBEP)
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbep.v2i4.1880

Abstract

Baitul Maal wat Tamwil (BMT) is an Islamic microfinance institution that plays an essential role in expanding financial access for low-income communities and supporting sustainable economic development. This article aims to analyze the role of BMT as an inclusive monetary instrument within the framework of the Sustainable Development Goals (SDGs). The study employs a library research approach with descriptive-analytical methods based on secondary data from books, academic journals, research reports, and official documents. The findings show that BMT significantly contributes to financial inclusion through real-sector-based Islamic financing, especially for micro-enterprises and low-income households. Moreover, BMT’s social function—realized through the management of zakat, infaq, and sadaqah—strengthens income redistribution, poverty alleviation, and community welfare. BMT supports several SDG targets, particularly in reducing poverty, creating decent employment, developing MSMEs, and minimizing socioeconomic inequality. However, the optimization of BMT’s role still faces challenges such as limited capital, governance constraints, digital transformation, and institutional strengthening. Therefore, synergy between BMT, the government, regulators, and the community is needed to enhance BMT’s contribution as an inclusive, sustainable, and Sharia-compliant economic development agent.