Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan E-Commerce Sebagai Upaya Memaksimalkan Pemasaran Karya Wbp Di Rumah Tahanan Kelas IIB Bangkalan putri, syavira desrania
Journal of Correctional Management Vol 1 No 2 (2024): Journal of Correctional Management (JCM)
Publisher : Polteknik Pengayoman Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52472/jcm.v1i2.150

Abstract

Perempuan terlibat sebagai pelaku tindak pidana yang turut menyumbang angka kriminalitas pada era saat ini. perempuan bisa saja turut mengambil peran dalam suatu tindakan pelanggaran hokum yang ditempatkan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangkalan. Permasalahan utama yang terjadi di Rutan Bangkalan adalah terbatasnya anggaran pembinaan. Solusinya yaitu dengan melakukan Pembinaan keterampilan serta pemanfaatan media sosial sebagai wadah penjualan hasil karya warga binaan pemasyarakatan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pemberdayaan Tahanan dan Narapidana perempuan di Rutan Bangkalan. Pembinaan keterampilan kerja dilaksanakan di Bengkel Rutan Kelas IIB Bangkalan. Bahan baku didapatkan disekitar wilayah tersebut menggunakan potensi lokal. Kemudian strategi pemasarannya menggunakan Marketplace. Hasil penelitian Pemahaman tentang digital marketing untuk WBP yang diharapkan dapat bermanfaat dan memaksimalkan pemasaran hasil karya WBP di Rutan kelas IIB Bangkalan, kenaikan hasil pemasaran dibanding sebelumnya yang menggunakan pemasaran konvensional, Ilmu yang diperoleh dapat digunakan sebagai modal untuk terjun ke masyarakat nantinya, WBP dapat berkerja secara mandiri dan selain itu juga merupakan tujuan utama dari Pemasyarakatan. Pemanfaatan digital marketing atau e-commmerce sebagai upaya memaksimalkan proses pemasaran karya WBP. Dimana dalam kegiatan ini melakukan dan membantu proses pemasaran hasil karya WBP dan juga memberikan pelatihan terhadap petugas dalam pemanfaatan digital marketing untuk memaksimalkan hasil penjualan Keywords: Pembinaan, Pemasyarakatan, Rutan II B Bangkalan
THE THERAPEUTIC COMMUNITY AS A MODEL FOR SOCIAL REHABILITATION IN RESTORING THE SELF-CONFIDENCE OF RESIDENTS WHO USE ILLICIT DRUGS: A CASE STUDY OF THE JAKARTA CLASS IIA NARCOTICS CORRECTIONAL INSTITUTION Putri, Syavira Desrania; Equatora, Muhammad Ali
Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi
Publisher : PT Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/jkpp.v3i3.76

Abstract

Social rehabilitation is a process of restoring, developing, and rehabilitating an individual’s social functioning; this process is one of the approaches used in addressing drug-related issues, specifically Demand Reduction. The implementation of the Therapeutic Community method as a community-based therapy is carried out at the Class IIA Jakarta Drug Rehabilitation Center. This study employs a qualitative research approach. The objective of this study is to examine the implementation of the Therapeutic Community program and the restoration of residents’ social functioning in relation to their self-confidence. Essentially, humans require the support of others to effect change; the foundational theory of the Therapeutic Community draws upon behaviorism, which posits that individual change occurs through interactions with the environment, thereby leading to transformation within the individual. The Therapeutic Community applies the concept of a family, where each member bears responsibility for themselves and others—a principle known as “man help” or “mutual help.” In practice, the Therapeutic Community is guided by a counselor as a facilitator. Social functional recovery is also achieved through support from within the Therapeutic Community family and external support from families; these factors have a positive impact on the process of restoring residents’ self-confidence.