Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The INFLUENCE OF TRAINING AND DEVELOPMENT OF CORRECTIONAL EMPLOYEES ON THE EFFECTIVENESS OF PRISONER GUIDANCE Mahesa, Reza Satya
Journal of Correctional Management Vol 2 No 1 (2025): Journal of Correctional Management (JCM)
Publisher : Polteknik Pengayoman Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52472/jcm.v2i1.531

Abstract

Pelatihan dan pengembangan pegawai pemasyarakatan memilikiperan penting dalam meningkatkan efektivitas pembinaannarapidana di Indonesia. Artikel ini bertujuan untukmenganalisis hubungan antara kualitas pelatihan pegawaipemasyarakatan dengan keberhasilan program pembinaan, yang diharapkan memberikan kontribusi praktis bagi pemerintahdalam merancang program pelatihan yang lebih efektif, sekaligus memperkaya kajian teoritis dalam manajemen sumberdaya manusia di sistem pemasyarakatan. Penelitianmenggunakan pendekatan literatur dengan menganalisis data sekunder dari jurnal ilmiah, buku, dokumen resmi, dan laporaninstitusi terkait. Selain pendekatan studi literatur, penelitian ini juga menggunakan metode analisis isi (content analysis) untukmengeksplorasi berbagai dokumen sekunder, seperti jurnalilmiah, laporan institusi, dan dokumen kebijakan terkait. Analisis isi dilakukan untuk mengidentifikasi pola utama dalamdiskusi akademik dan kebijakan mengenai hubungan antarapelatihan pegawai pemasyarakatan dan efektivitas pembinaannarapidana. Dengan pendekatan ini, penelitian dapatmemberikan gambaran sistematis tentang bagaimana berbagaifaktor pelatihan, termasuk komunikasi interpersonal dan manajemen konflik, berkontribusi terhadap keberhasilanrehabilitasi narapidana. Hasil analisis menunjukkan bahwapelatihan yang terstruktur mampu meningkatkan kompetensipegawai, khususnya dalam aspek komunikasi, manajemenkonflik, dan pengelolaan stres, yang sangat dibutuhkan dalam rehabilitasi narapidana. Namun, tantangan seperti keterbatasansumber daya, ketimpangan akses pelatihan, dan stigma sosialterhadap narapidana masih menjadi hambatan signifikan dalam implementasi pembinaan. Kesimpulan penelitian menekankanbahwa pelatihan pegawai merupakan investasi strategis untukmenciptakan sistem pemasyarakatan yang lebih rehabilitatif dan berorientasi pada reintegrasi sosial. Oleh karena itu, diperlukanalokasi anggaran yang lebih memadai, pendekatan pelatihanberbasis kebutuhan, serta kolaborasi lintas sektor untukmendukung efektivitas pembinaan narapidana. Kata kunci : pelatihan pegawai, pengembangan pegawai, pembinaannarapidana, efektivitas pemasyarakatan, reintegrasi sosial.