Ropiki Iskandar, Aop
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Konsep Pendidikan Pesantren di Sekolah Islam Terpadu Ropiki Iskandar, Aop
Ta'lim: The Islamic Religious Educational Journal Vol. 3 No. 2 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Umat Islam Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65585/jt.v3i2.180

Abstract

The concept of pesantren education possesses strong historical and philosophical foundations within the Islamic scholarly tradition in Indonesia. In the modern era, Integrated Islamic Schools (Sekolah Islam Terpadu/SIT) have emerged as an alternative educational model that seeks to integrate the national curriculum with holistic Islamic values. This study aims to provide an in-depth analysis of how the pesantren educational concept is implemented within the SIT context, particularly in relation to curriculum dimensions, learning methods, character habituation, and the role of teachers as moral exemplars. This research employs a library research methodology through a systematic review of books, scholarly articles, curriculum documents, and previous studies. The findings indicate that the implementation of pesantren educational concepts in SIT is characterized by the strengthening of spirituality through habitual worship practices, time management grounded in adab and discipline, teacher–student relations based on an ustadziyyah model, and an integrated approach to general and religious sciences. Nevertheless, challenges remain, including adaptation to government regulations, teacher readiness, student heterogeneity, and the demand for consistently high academic quality. This study affirms that integrating the pesantren model into SIT makes possible the realization of comprehensive Islamic education, provided that it is carried out with systematic curriculum design and management.
Konsep Tarbiyah dalam Pendidikan Islam Klasik dan Implikasinya terhadap Kurikulum PAI Kontemporer Ropiki Iskandar, Aop
Ta'lim: The Islamic Religious Educational Journal Vol. 4 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Umat Islam Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65585/jt.v4i1.184

Abstract

Artikel ini membahas konsep tarbiyah dalam tradisi pendidikan Islam klasik dan relevansinya terhadap pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur (library research) dengan menelaah karya-karya klasik para ulama seperti Ibn Sahnun, al-Ghazali, Ibn Jama’ah, Ibn Khaldun, serta literatur modern yang menafsirkan ulang konsep tarbiyah dalam konteks pendidikan masa kini. Hasil kajian menunjukkan bahwa tarbiyah dalam pendidikan Islam klasik tidak hanya bermakna pengajaran (ta’lim), tetapi mencakup penumbuhan akhlak, pembinaan karakter, pengembangan spiritual, serta penyiapan peserta didik untuk menjadi manusia yang berperan sosial. Dalam konteks kurikulum PAI kontemporer, konsep tarbiyah memiliki implikasi kuat terhadap orientasi kompetensi spiritual, moral, sosial, dan intelektual, sejalan dengan pendekatan Merdeka Belajar dan Pendidikan Karakter. Artikel ini juga mengkaji penelitian-penelitian terdahulu yang mengangkat tarbiyah sebagai basis pengembangan model pendidikan Islam modern. Kajian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai tarbiyah klasik perlu dilakukan untuk membangun kurikulum PAI yang lebih holistik, humanistik, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat global.