Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur dan Maggot sebagai Bahan Baku Alternatif dalam Formulasi Pakan Pelet Kaya Kalsium dan Protein Auliana Nurutsani Umaya; Levina Mutiara Alfarel; Mutiara Ni’matul Maula; Bambang Suwerda
Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karyanyata.v2i4.2537

Abstract

Organic waste management at Yogyakarta International Airport (YIA) is still not optimal, even though organic waste production averages 1,264 kg per month. This community service activity aims to develop technological innovations through the utilization of eggshell waste and Black Soldier Fly (BSF) maggots into economically valuable pellet feed products. The activity was carried out from October 8 to 15, 2025, involving three workers from the Temporary Processing Site (TPS) of PT Angkasa Pura Indonesia YIA. The implementation methods included an initial survey, education, demonstration of pellet production, and evaluation of participants' skills and product quality. The production process involved drying, grinding the ingredients, mixing the ingredients, molding, and drying the pellets. The results showed that the workers were able to independently carry out the production process and produce pellets with good physical quality. Cost analysis showed that the cost of production was IDR 47,989/kg, with a potential profit margin of 30% and an estimated return on investment within ±7 months. This innovation has proven effective in reducing waste volume, increasing the added value of organic waste, and supporting the principles of zero waste and circular economy in the airport area. This program has the potential to be further developed as a model for sustainable organic waste management.
Analisis Kadar BOD, Amonia, TSS, dan Kekeruhan di Perairan Air Laut Penerima Limbah Cair Tambak Udang Vaname di Pantai Cemara Udang, Kabupaten Bantul Ryani, Ratieh Puteri; Haryono; Bambang Suwerda
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2026): CIVENG VOLUME 7 NO.1 JANUARI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v7i1.27297

Abstract

Mengetahui kadar BOD, Amonia, TSS, dan Kekeruhan di perairan air laut penerima limbah cair tambak udang Vaname di Pantai Cemara Udang, Kabupaten Bantul. Jenis penelitian menggunakan metode survei deskriptif. Obyek penelitian meliputi: (1) Kadar BOD (2) Kadar Amonia, (3) Kadar TSS, dan (4) Kekeruhan. Pengumpulan data dilakukan secara langsung di lapangan. Sampel yang diambil berupa air laut penerima limbah cair tambak udang vaname. Metode sampling menggunakan metode Purposive Sampling dengan menetapkan 3 titik pengambilan sampel dan pengulangan 3 kali. Kualitas air laut penerima limbah cair tambak udang vaname memiliki nilai rata-rata kadar BOD sebesar 6,23 mg/L, kadar Amonia sebesar 0,5404 mg/L, kadar TSS sebesar 16,67 mg/L, dan kadar Kekeruhan 16,23 ntu. Kualitas air laut penerima limbah cair tambak udang vaname di Pantai Cemara Udang untuk parameter BOD dan TSS memenuhi baku mutu, sedangkan parameter Amonia dan Kekeruhan melebih baku mutu Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2010 tentang Baku Mutu Air Laut untuk Wisata Bahari.