p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Purnami , Cahya Tri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesehatan Mental Perawat dan Implikasinya terhadap Mutu Pelayanan Keperawatan dalam Konteks Beban Kasus Demam Berdarah Dengue : Scoping Review Rizkiana, Arnia; Nugraheni , Sri Achadi; Purnami , Cahya Tri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55426

Abstract

Latar belakang Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit endemis di Indonesia yang sering menimbulkan lonjakan kasus dan memberikan beban signifikan pada sistem pelayanan kesehatan. Perawat sebagai tenaga kesehatan garis depan menghadapi tekanan kerja yang tinggi, yang berpotensi memengaruhi kesehatan mental mereka. Tujuan Menganalisis hubungan kesehatan mental perawat dengan mutu pelayanan keperawatan dalam konteks beban kasus DBD. Metode Scoping review dengan variabel kesehatan mental perawat, mutu pelayanan, dan beban kasus DBD. Artikel dicari pada PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Garuda dengan kriteria tahun 2020–2025. Hasil Analisis terhadap 13 jurnal menunjukkan bahwa lonjakan kasus DBD meningkatkan risiko stres, burnout, dan kecemasan pada perawat. Kondisi ini berdampak pada penurunan mutu pelayanan keperawatan, terutama dalam aspek komunikasi terapeutik, dokumentasi medis, monitoring pasien, koordinasi tim, dan keselamatan pasien. Dukungan psikososial, manajemen beban kerja, serta kebijakan institusi terbukti menjadi faktor protektif yang dapat memperbaiki kesehatan mental perawat sekaligus meningkatkan mutu pelayanan. Kesimpulan Kesehatan mental perawat merupakan faktor kunci dalam menjaga mutu pelayanan keperawatan pada outbreak DBD. Dukungan psikososial dan manajemen beban kerja diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan. Kata Kunci: Kesehatan mental perawat; Mutu pelayanan; Burnout; Stres kerja; Demam Berdarah Dengue.
Sistem Digital Pencatatan Berbasis Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) untuk Pencegahan Dini Risiko Mortalitas Maternal dan Neonatal: Sebuah Systematic Literature Review Siregar, Vitania Mutiara Sari; Kartasurya, Martha Irene; Purnami , Cahya Tri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56095

Abstract

Child Health (MCH) Handbook (Buku KIA) has long been used as a manual recording tool, but limitations in accuracy, continuity, and data integration hinder effective monitoring and early detection of complications. Digitalization of the MCH Handbook is considered an innovative solution to strengthen preventive strategies and support data-driven health policies. Objective This study aims to map and analyze literature on the implementation of digital MCH Handbook systems and to identify trends, challenges, and opportunities in reducing maternal and neonatal mortality. Method The study employed a scoping review approach with systematic stages based on the PRISMA framework. A total of 10–13 selected journals using keywords related to addressed digital maternal and child health records. Results Integration with mobile applications and telemedicine supports family education and early detection of complications. Key challenges include limited infrastructure, low digital literacy among health workers and communities, and data security concerns. Government policy support, training, and community engagement are critical for successful implementation. Conclusion Despite challenges, opportunities are substantial, particularly in strengthening continuity of care, supporting health policy, and improving digital literacy. Comprehensive, adaptive, and evidence-based strategies are essential to ensure sustainable success in Indonesia. Keywords: Maternal and Child Health Handbook, digitalization, maternal mortality, neonatal mortality, health information system, systematic review.