Agus Nisfur Romdioni
Universitas Musamus, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Teh Kulit Rambutan: Solusi Inovatif untuk Pengelolaan Limbah dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kampung Seed Agung Jerry Natalis Boby; Agustinus Kevin Jaji; Agus Nisfur Romdioni
Jurnal Pemberdayaan Berkelanjutan : Bakti Papsel Vol. 1 No. 1 (2025): Mei - Agustus
Publisher : Papsel Riset dan Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63185/bakti.v1i1.118

Abstract

Kulit rambutan yang sering dipandang sebagai limbah, ternyata menyimpan potensi manfaat kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah limbah kulit rambutan menjadi produk teh. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Seed Agung, Distrik Muting, Kabupaten Merauke, dengan pendekatan Learning by Doing. Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Musamus berpartisipasi dalam proses praktis pengolahan kulit rambutan menjadi teh menggunakan alat dan bahan yang tersedia, yang memungkinkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghadirkan inovasi, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah kulit rambutan. Ke depan, diharapkan masyarakat dapat mengelola limbah kulit rambutan menjadi peluang usaha ekonomi kreatif yang mengedepankan inovasi dan kemampuan dalam mengubah limbah menjadi produk teh yang bernilai, serta berkontribusi dalam pengurangan limbah, khususnya kulit rambutan.
Peningkatan Kapasitas Digital UMKM Melalui Pelatihan Digital Marketing di Kampung Waninggap Mi’raf Agus Nisfur Romdioni; Candra Agus Wahyudhi
Jurnal Pemberdayaan Berkelanjutan: Bakti Papsel Vol. 1 No. 2 (2025): September - Desember
Publisher : Papsel Riset dan Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63185/bakti.v1i2.256

Abstract

Pelatihan digital marketing menjadi kebutuhan strategis bagi UMKM dalam menghadapi transformasi digital yang semakin cepat. UMKM di Kampung Waninggap Mi’raf masih menghadapi keterbatasan dalam literasi digital, penggunaan media sosial, dan penerapan strategi pemasaran berbasis teknologi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM melalui pelatihan digital marketing yang terstruktur. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan desain one-group pretest–posttest untuk mengukur efektivitas pelatihan. Pelatihan dilaksanakan melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan intensif selama dua minggu. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai konsep digital marketing setelah pelatihan. Peserta mampu memproduksi konten digital, menggunakan media sosial secara konsisten, membuka toko pada marketplace, serta meningkatkan interaksi digital dengan pelanggan. Evaluasi pascapelatihan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas pemasaran digital dan potensi peningkatan omzet usaha. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan digital marketing efektif dalam meningkatkan kapasitas UMKM. Kegiatan ini membuktikan bahwa digital marketing merupakan strategi penting dalam memperluas pasar dan meningkatkan daya saing UMKM di era digital.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal melalui Pelatihan Pembuatan Selai Rambutan Agus Nisfur Romdioni; Agustinus Kevin Jaji; Harun Bayage
Jurnal Pemberdayaan Berkelanjutan: Bakti Papsel Vol. 1 No. 3 (2026): Januari - April
Publisher : Papsel Riset dan Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63185/bakti.v1i3.316

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal melalui pengolahan buah rambutan menjadi selai sebagai produk bernilai tambah, sekaligus mendorong pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal di Kampung Seed Agung, Distrik Muting, Kabupaten Merauke. Kegiatan dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang dipadukan dengan metode learning by doing. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat, sosialisasi, pelatihan serta praktik pembuatan selai rambutan, dan evaluasi berbasis capaian output melalui observasi, dokumentasi, serta diskusi dengan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengolah buah rambutan menjadi produk selai yang memiliki nilai tambah ekonomi serta memperoleh pengetahuan mengenai teknik pengolahan, pengemasan, pelabelan, dan peluang pemasaran produk. Pelatihan juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal sebagai alternatif peningkatan pendapatan rumah tangga. Implikasi kegiatan ini menunjukkan bahwa diversifikasi produk berbasis komoditas lokal merupakan strategi yang efektif dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, mengurangi potensi kehilangan hasil pascapanen, dan memperkuat pengembangan UMKM di tingkat desa. Selain itu, program ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 1 (No Poverty), Tujuan 8 (Decent Work and Economic Growth), dan Tujuan 12 (Responsible Consumption and Production) melalui peningkatan nilai tambah komoditas lokal dan penguatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan.