Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Pengetahuan Tentang Penyakit Tidak Menular Dan Riwayat Penyakit Tidak Menular Keluarga Zaenal Arifin; Baiq Ruli Fatmawati; Dewi Nursukma Purqoti; Ilham
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/dq9ne643

Abstract

ABSTRAK   Pendahuluan: Penyakit tidak menular menyebabkan kematian 41 juta orang setiap tahun atau 74% dari semua kematian secara global (WHO, 2022). Sebanyak 80% kematian dini pada penyakit tidak menular disebabkan oleh 4 penyakit tidak menular yaitu penyakit kardiovaskuler (17,9%), kanker (9,3%), penyakit pernafasan kronis (4,1%) dan 20% disebabkan oleh diabetes mellitus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang penyakit tidak dan adanya riwayat penyakit tidak menular pada keluarga dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa di STIKES Yarsi Mataram. Metode:Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan pengambilan datanya secara cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah civitas akademika STIKES Yarsi Mataram dengan jumlah sampel sebanyak 62 responden melalui teknik consecutive sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah perempuan [87,1%], berdasarkan usia paling banyak adalah usia dewasa [88,7%], sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik yaitu sebanyak [82,3%] dan riwayat penyakit tidak menular pada keluarga yang terbanyak adalah hipertensi [41,9%]. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahun baik dan riwayat penyakit tidak menular pada keluarga yang terbanyak adalah hipertensi. Guna mencegah terjadinya penyakit tidak menular perlu adanya kegiatan promotif dalam bentuk penyuluhan tentang PTM serta perlu upaya deteksi dini atau skrining terhadap faktor risiko. Kata kunci : Pengetahuan, penyakit tidak menular, riwayat keluarga
Gambaran Indeks Massa Tubuh dan Lingkar Pinggang Sebagai Indikator Status Gizi Overview of Body Mass Index and Waist Circumference as Indicators of Nutritional Status Zaenal Arifin; Ilham Ilham; Istianah Istianah; Hapipah Hapipah; Baiq Ruli Fatmawati Baiq Ruli Fatmawati
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2026): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/d1n6ew56

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: salah satu masalah kesehatan yang masih banyak terjadi di masyarakat adalah masalah yang berkaitan dengan gizi yang disebabkan akibat adanya masukan yang kurang maupun yang berlebihan. Asupan yang berlebihan dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kelebihan berat badan dan obesitas. Tujuan: tujuan penelitian ini adalah menggambarkan status gizi melalui pengukuran indikator indeks masa tubuh (IMT) dan pengukuran lingkar pinggang. Metode: penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik guna mengetahui gambaran status gizi  melalui pengukuran indeks masa tubuh (IMT) dan lingkar pinggang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian sebanyak 30 responden dengan teknik pengambilan sampel adalah total populasi. Hasil: hasil penelitian didapatkan sebagian besar 20 responden (66,7%) memiliki indeks masa tubuh normal, 4 responden (13,3%) dengan berat badan lebih dan 2 responden (6,7%) dengan kategori obesitas. Hasil pengukuran lingkar pinggang pada responden laki-laki diketahu 16 orang (55,3%) memiliki lingkar pinggang normal (< 94 cm) dan 1 orang (5,8%) memiliki lingkar pingang lebih dari 94 cm. Sedangkan pada responden perempuan yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 80 cm sebanyak 6 orang (46,1%) dan yang memiliki lingkar pinggang kurang dari 80 cm sebanyak 7 orang (53,8%). Kesimpulan: hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi responden berdasarkan indeks masa tubuh (IMT) dan lingkar pinggang umumnya berada dalam kategori normal, meskipun masih terdapat sebagian kecil responden yang berisiko mengalami kelebihan berat badan dan obesitas, terutama jika dilihat dari indikator lingkar pinggang pada responden perempuan.  Kata kunci: indeks masa tubuh, lingkar pinggang, status gizi ABSTRACT                                                                           Introduction: one of the health problems that still frequently occurs in society is nutrition-related issues caused by insufficient or excessive intake. Excessive intake over a long period of time can lead to overweight and obesity. Objective: the purpose of this study was to describe nutritional status through measurements of body mass index (BMI) and waist circumference. Method: this research is a study.descriptiveThis analytical study aims to determine nutritional status by measuring body mass index (BMI) and waist circumference. This study is a descriptive study with a quantitative approach cross-sectional. The sample in this study consisted of 30 respondents, using the total population sampling technique. Result: the results showed that the majority of 20 respondents (66.7%) had a normal body mass index, 4 respondents (13.3%) were overweight, and 2 respondents (6.7%) were obese.Waist circumference measurements in male respondents showed that 16 people (55.3%) had a normal waist circumference (<94 cm) and 1 person (5.8%) had a waist circumference of more than 94 cm. Meanwhile, among female respondents, 6 people (46.1%) had a waist circumference of more than 80 cm and 7 people (53.8%) had a waist circumference of less than 80 cm. Conclusion: the results of the study showed that sRespondents' nutritional status based on body mass index (BMI) and waist circumference was generally in the normal category, although there was still a small number of respondents who were at risk of being overweight and obese, especially when seen from the waist circumference indicator in female respondents   Keywords: body mass index, waist circumference, nutritional status