Suci Atiningsih
Universitas BPD

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Moderating Ukuran Bank dan Faktor-Faktor Financial Distress Terhadap Kinerja Keuangan Risa Febriana Putri; Suci Atiningsih
Balance : Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol. 10 No. 2 (2025): Balance : Jurnal Akuntansi dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/balance.v10i2.1058

Abstract

This study aims to empirically test the moderating effect of bank size and financial distress factors on financial performance in the conventional banking sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2019-2023. This study had the population of 43 conventional banks, but only 40 conventional banks met the research criteria. With a five-year observation period, the total observation data was 200. After removing outliers, the final sample size was 100. The sampling tehnique used is the purposive sampling tehnique. This study employed a quantitative approach, utilizing from EVIEWS 12 application data. The results of this study indicate that liquidity has a positive effect on financial performance, asset quality has a positive effect on financial performance, CAR has no effect on financial performance. Bank size, as a moderating variable, can strengthen liquidity's impact on financial performance. Bank size, as a moderating variable, strengthens asset quality's impact on financial performance. Bank size, as a moderating variable, weakens CAR's impact on financial performance.
Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Leverage dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Perencanaan Pajak yang Dimoderasi oleh Manajemen Laba Riil Rizki Fitriana; Suci Atiningsih
Jambura Accounting Review Vol. 6 No. 2 (2025): Jambura Accounting Review - August 2025
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jar.v6i2.209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, leverage, dan pertumbuhan penjualan terhadap perencanaan pajak dengan manajemen laba riil sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI selama periode pengamatan. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis regresi berganda dan uji moderasi (Moderated Regression Analysis/MRA) untuk menguji pengaruh langsung maupun efek moderasi manajemen laba riil terhadap hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap perencanaan pajak, sedangkan leverage tidak berpengaruh terhadap perencanaan pajak. Pertumbuhan penjualan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap perencanaan pajak. Sementara itu, manajemen laba riil tidak berpengaruh secara langsung terhadap perencanaan pajak, namun berperan sebagai variabel moderasi dalam beberapa hubungan. Manajemen laba riil memoderasi secara positif dan signifikan hubungan antara profitabilitas dan perencanaan pajak, serta memoderasi secara negatif dan signifikan hubungan antara likuiditas dan leverage terhadap perencanaan pajak. Akan tetapi, manajemen laba riil tidak memoderasi hubungan antara pertumbuhan penjualan dan perencanaan pajak. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor keuangan perusahaan, khususnya profitabilitas, likuiditas, dan pertumbuhan penjualan, memiliki peran penting dalam menentukan perencanaan pajak perusahaan. Selain itu, peran manajemen laba riil sebagai variabel moderasi memperlihatkan bahwa tindakan manajerial dalam mengelola laba dapat memperkuat atau memperlemah pengaruh variabel-variabel keuangan terhadap perencanaan pajak.