Nadya Nur Zikrina
Prodi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penyuluhan dan praktik pembuatan makanan pendamping ASI (MP-ASI) pada warga Desa Pucak Maros: Counseling and practice of making complementary foods for breast milk (MP-ASI) for residents of Pucak Village, Maros Aqilah Zalsabilla Marzuki; Chintia Ayu Jerfatin; Nadya Nur Zikrina
Journal of Sustainable Community Practices Vol. 1 No. 1 (2024): April
Publisher : CV. Global Health Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan penyuluhan dan praktik pembuatan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) dilakukan di Desa Pucak Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya ASI dan MP-ASI yang sesuai dengan standar gizi bayi. Sebelum intervensi dilakukan, masyarakat diberikan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal. Setelah itu dilakukan penyuluhan dengan media audiovisual dan praktik langsung pembuatan MP-ASI menggunakan bahan lokal yang bergizi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan masyarakat, di mana nilai post-test seluruh peserta meningkat pada setiap indikator. Rata-rata jawaban benar meningkat dari 40% menjadi lebih dari 90% setelah penyuluhan. Hal ini menunjukkan efektivitas pendekatan edukatif partisipatif dalam mengubah perilaku dan pengetahuan masyarakat mengenai pemberian MP-ASI yang benar. Kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan status gizi bayi dan balita di wilayah pedesaan. Kata kunci: MP-ASI, penyuluhan gizi, pengetahuan masyarakat, pemberdayaan masyarakat  Abstract A counselling and practical session on Complementary Feeding for Breast Milk (MP-ASI) was conducted in Pucak Village, Tompobulu District, Maros Regency, to improve community knowledge on appropriate breastfeeding and complementary feeding practices. Before the intervention, participants completed a pre-test to assess baseline understanding. The session involved audiovisual-based education and hands-on training on preparing nutritious MP-ASI using local ingredients. Results indicated a significant improvement in participants’ knowledge, with post-test scores showing over 90% accuracy compared to an average of 40% in the pre-test. This demonstrates the effectiveness of participatory educational approaches in enhancing maternal awareness and proper MP-ASI practices. Such community-based interventions are expected to contribute to improved infant and toddler nutritional status in rural areas.  Keywords: complementary feeding, nutrition counselling, community knowledge, community empowerment