Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkembangan Digitalisasi sebagai Profesi Drafter pada Pekerjaan Desain Interior Muhammad Abdu; Muhammad Alwi
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi telah membawa dampak besar pada berbagai bidang industri, termasuk profesi drafter dalam desain interior. Artikel ini mengulas hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar di CV. Media Kreasi, sebuah perusahaan konstruksi yang fokus pada renovasi interior. Dalam kegiatan ini, penulis berperan sebagai drafter pada proyek renovasi ruang kerja Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan di Jakarta Pusat. Sebagai drafter, peran utama adalah mengubah konsep desain menjadi gambar teknis yang rinci dan presisi untuk digunakan dalam proses konstruksi. Di era digitalisasi, profesi ini menghadapi tantangan berupa kebutuhan untuk beradaptasi dengan teknologi baru yang lebih efektif dibandingkan metode manual. Kendala sering muncul karena tidak semua drafter memiliki kemampuan teknologi yang memadai, sehingga proses kerja bisa terhambat dan membutuhkan pendekatan khusus untuk mengatasinya. Melalui program PKM, penulis mengaplikasikan berbagai strategi seperti riset digital, simulasi proyek menggunakan teknologi digital, serta diskusi dan sharing session untuk meningkatkan kemampuan teknis dalam pemanfaatan teknologi. Artikel ini mengulas langkah-langkah, hasil, dan evaluasi dari kegiatan tersebut, serta menggambarkan bagaimana digitalisasi dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja seorang drafter di bidang desain interior.
Pemanfaatan AI Generator (Artificial Intelligence) sebagai Peningkatan Efisiensi Pekerjaan pada Bisnis Jasa Desain Grafis Muhammad Abdu; Sri Wahyuni Zainuddin; Nur Inda
Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar Vol 5 No 2 (2025): Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/ebussiness.v5i2.219

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan AI Generator dalam meningkatkan efisiensi pekerjaan pada bisnis jasa desain grafis, khususnya dalam bidang editing. Menggunakan metode studi pustaka (literature review), penelitian ini menganalisis berbagai referensi terkait untuk memahami sejauh mana AI dapat mendukung proses editing dalam industri desain grafis. Berdasarkan sintesis lima penelitian yang dianalisis, AI terbukti memberikan dampak yang signifikan dalam mempercepat dan menyederhanakan tugas editing, seperti manipulasi gambar, perbaikan warna, serta penghapusan elemen yang tidak diinginkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI Generator, melalui platform atau Software yang digunakan, mampu mengotomatisasi berbagai aspek teknis dalam editing, memungkinkan editor untuk lebih fokus pada aspek kreatif. Selain itu, AI juga membantu dalam meningkatkan kualitas visual dengan berbagai fitur otomatis, seperti peningkatan resolusi gambar dan pengaturan palet warna. Namun, efektivitas AI dalam editing sangat bergantung pada pemahaman teknis dan keterampilan dalam menyusun prompt yang optimal. Meskipun AI membawa kemudahan, tantangan tetap ada, seperti potensi plagiarisme, penurunan orisinalitas desain, serta perdebatan terkait hak cipta. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan kreativitas manusia agar peran editor tetap relevan dalam dunia desain grafis. Indikator pencapaian dalam penelitian ini mencakup kecepatan penyelesaian tugas, kualitas hasil, kemampuan adaptasi, serta efisiensi penggunaan sumber daya. Dengan memahami dan mengintegrasikan AI secara bijak, bisnis jasa desain grafis dapat meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan nilai estetika dan orisinalitas karya.