AbstrakPariwisata H2S merupakan perwujudan dari kompilasi pariwisata ramah Muslim atau pariwisata halal dengan CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability) , Serta Saptapesoan . Fenomena baru dalam dunia pariwisata halal mulai dikembangkan di beberapa wilayah di dunia bahkan di beberapa negara. Wisata halal yang mengandung bersih, sehat, aman merupakan wisata yang pada pelaksanaannya mengacu pada syariat Islam, baik itu berupa akomodasi, atraksi wisata, dan objek wisata itu sendiri. Sehingga dari fenomena isu tersebut maka pemerintah kabupaten Banyuwangi membangun kembali yang awalnya pariwisata Syariah di tahun 2017 di tahun 2023 ini menjadi pariwisata H2S. Tahapan-tahapannya meliputi persiapan, perumusan, pengembangan, perhatian dan kepedulian terhadap wisata H2S di kota Banyuwangi.Diperlukan sebuah strategi pendekatan ilmu bahasa sosiopragmatik dan semiotik karena ketiga pendekatan tersebut mampu membangun perhatian dan kepedulian di kalangan para pemangku kepentingan termasuk masyarakat, pelaku wisata dan wisatawan. Tujuan penelitian ini; pertama, merumuskan kalimat yang sesuai dalam merumuskan kata, perasa bahkan kalimat kedalam bentuk bahasa cek list atas ketersediaan fasilitas H2S, kedua merumuskan Simbol- simbol labelling H2S pada hotel, restaurant dan destinasi wisata yang ada di Banyuwangi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif melalui pendekatan kualitatif empiris dan bermakna. Desain penelitian ini adalah pengumpulan data berasal dari dua sumber, yaitu data lapangan dan data dokumen; data internal diperoleh dari hasil penelitian dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Lembaga Penjamin Halal UIN Khas Jember, Halal Center UIN KHAS Jember, dan Fatwa Majlis Ulama Indonesia. Sedangkan data eksternal diperoleh dari hotel, restoran, warung, dan destinasi wisata di Banyuwangi. Waktu pelaksanaan dibagi menjadi cross-sectional dan kombinasi time series.Novelty dari penelitian ini pariwisata H2S ini diharapkan bisa menjadi role model atau pilot project dengan tujuan untuk meningkatkan sektor ekonomi di Banyuwangi khususnya dan bisa menjadi ikon percontohan di wilayah lainnya bahkan dalam skala nasional