Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Penting Manajemen Usaha dalam Pengembangan Usaha Mikro Bidang Kuliner di Kota Malang RR. Suci Palasari; Danira Irin Wijayanti; Fahrul Ulum
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 1 No 1 (2024): Edisi 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v1i1.1489

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Usaha mikro binaan BAZNAS bergerak di beberapa sektor, salah satunya di bidang kuliner. BAZNAS melakukan pendampingan khusus bagi pelaku usaha mikro untuk menerapkan manajemen usaha supaya dapat tertata dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penting manajemen usaha dalam pengembangan usaha bagi pelaku usaha mikro binaan BAZNAS. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang peran manajemen usaha dalam pengembangan usaha mikro dan memberikan rekomendasi yang berguna bagi BAZNAS serta lembaga lain yang memiliki program serupa. Penelitian ini merupakan penelitian analisis deskriptif. Sampel yang digunakan adalah pelaku usaha mikro binaan BAZNAS yang ada di kota Malang, rata-rata usaha yang dijalankan dibidang kuliner. Data yang dikumpulkan melalui angket dan wawancara. Aspek-aspek manajemen perusahaan memberikan pedoman untuk melakukan manajemen usaha. Meskipun usaha mikro, perlu melakukan manajemen usaha agar dapat melaksanakan prinsip-prinsip manajemen sehingga dapat mengevaluasi usahanya dan mengetahui bagaimana usahanya berkembang. Pelaku usaha mikro binaan BAZNAS pada bidang kuliner rata-rata belum menerapkan aspek-aspek tersebut dengan maksimal, dikarenakan beberapa faktor seperti kualitas SDM yang rendah dan keterbatasan modal. Keterbatasan-keterbatasan ini lah yang membuat BAZNAS melakukan pendampingan dengan memberikan pelatihan-pelatihan agar para pelaku usaha kuliner dapat menerapkan manajemen usaha dengan efektif dan efisien. Penggunaan analisis SWOT juga harus diperhatikan sebagai bahan pertimbangan mereka sebagai strategi untuk dapat mengalahkan pasar di luar wilayah mereka.Pemerintah dan lembaga terkait harus memberikan perhatian yang lebih besar kepada pelaku usaha mikro sebagai bagian dari perekonomian rakyat, terutama dalam hal pembinaan dan sumber pendanaan.
Analisis Efisiensi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Kab. Bogor Menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) Periode 2015 Danira Irin Wijayanti
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 1 No 1 (2024): Edisi 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v1i1.1513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Kab. Bogor periode 2014-2016 dengan menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Pendekatan DEA yang digunakan adalah pendekatan intermediasi dengan variabel input yang terdiri dari biaya operasional, aktiva tetap, Dana Pihak Ketiga (DPK) dan variabel output yang terdiri dari pinjaman yang diberikan (PYD), aktiva lancar, dan pendapatan lainnya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah empat BPRS yang terdapat di Kab. Bogor yaitu BPRS Amanah Ummah, BPRS Bina Rahmah, BPRS Rif’atul Ummah, dan BPRS Insan Cita Artha Jaya. Berdasarkan hasil perhitungan DEA, pada tahun 2014 secara skala dan overall terdapat 2 BPRS yang efisien, sedangkan secara teknis terdapat 3 BPRS yang efisien. Pada tahun 2015 secara skala, overall, dan teknis terdapat 1 BPRS yang efisien. Dan pada tahun 2016 secara skala dan overall terdapat 1 BPRS yang efisien, sedangkan secara teknis terdapat 3 BPRS yang efisien. Dapat disimpukan untuk keseluruhan terdapat 4 BPRS dari 12 DMU (33,33%) yang efisien secara skala dan overall, sedangkan secara teknis terdapat 7 BPRS dari 12 DMU (58,33%) yang sudah efisien.
Sistem Pendukung Keputusan Penerima Pinjaman Modal Dana Bergulir Koperasi Wanita (Studi Kasus: Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Malang) Danira Irin Wijayanti
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 1 No 1 (2024): Edisi 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v1i1.1514

Abstract

Koperasi merupakan suatu gerakan kegiatan ekonomi yang memiliki tujuan untuk mensejahterakan anggotanya. Koperasi Wanita merupakan salah satu jenis koperasi yang seluruh anggotanya adalah perempuan. Kegiatan ini sangat membantu pemerintah dalam hal mengurangi tindak kekerasan terhadap perempuan. Dalam mendukung gerakan ini pemerintah juga mengadakan suatu program Dana Bergulir agar koperasi wanita semakin meningkat dan mandiri. Namun dalam penyalurannya pemerintah memiliki kendala dalam penyeleksian koperasi wanita yang berpotensi untuk menerima bantuan modal dana bergulir ini. Dinkop Kabupaten Malang belum memiliki aplikasi yang mendukung untuk menentukan calon koperasi yang mendapatkan dana bergulir tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut harus dibangun suatu sistem pengambilan keputusan yang dapat memberikan penilaian yang objektif. Sistem pengambilan keputusan tersebut dengan menggunakan metode TOPSIS dan dalam pembobotan tiap variabel menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process).