Rika Jufriazia Manita
Ilmu Perpustakaan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemerataan Akses Layanan Perpustakaan  Keliling dengan Pendekatan Service Delivery di Kabupaten Lima Puluh Kota Rika Jufriazia Manita; Sri Wahyuni
Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 2 (2025): Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/codex.v1i2.305

Abstract

Ketimpangan akses informasi masih menjadi tantangan besar bagi masyarakat di wilayah dengan kondisi geografis yang beragam, termasuk di Kabupaten Lima Puluh Kota. Layanan perpustakaan keliling yang seharusnya berfungsi sebagai instrumen pemerataan literasi belum sepenuhnya mampu menjangkau seluruh wilayah secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemerataan layanan perpustakaan keliling, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi distribusinya, serta memetakan pola operasional layanan dalam konteks geografis kabupaten. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan pustakawan, sekolah, dan masyarakat sebagai partisipan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik coding tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerataan layanan belum tercapai karena keterbatasan armada, variasi koleksi yang tidak seimbang, minimnya sumber daya manusia, serta hambatan geografis yang membatasi frekuensi dan jangkauan layanan. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan strategi layanan berbasis pemerataan, termasuk penambahan armada, penyesuaian koleksi berbasis kebutuhan lokal, peningkatan kapasitas pustakawan, dan penjadwalan kunjungan yang mempertimbangkan prioritas wilayah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model layanan perpustakaan keliling yang lebih inklusif dan responsif terhadap kondisi lokal, serta memberikan dasar bagi perumusan kebijakan literasi di tingkat daerah.