Siti Robeatul Adawiyah
Fakultas Kesehatan, Universitas Yatsi Madani Tangerang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN Siti Robeatul Adawiyah; Heryanah Heryanah; Habsy Panca Shafani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35783

Abstract

Abstrak: Tahap kehidupan remaja merupakan periode yang paling rawan menjadi korban pelecehan seksual, mengingat remaja seharusnya mendapatkan dukungan dan fasilitas yang memadai untuk mengembangkan potensi diri. Namun, proses perkembangan mereka dapat terganggu apabila menjadi salah satu korban pelecehan seksua. Kasus kekerasan pada anak menjadi permasalahan serius di Indonesia, salah satu jenis kekerasan pada anak adalah pelecehan seksual. Tingkat prevalensi tertinggi ditemukan Denmark sebanyak 37%, di Indonesia mencapai 520 kasus. Tujuan: Tujuan dari pengabdian kepada Masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan pelecehan seksual. Metode: Metode yang digunakan meliputi secara langsung dengan metode ceramah dan tanya jawab menggunakan alat power pont, pembagian leaflet edukasi. dengan jumlah 36 siswi, serta evaluasi pre test dan postes. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan selama satu hari dengan target remaja dan difokudkan tentang pencegahan pelecehan seksual.Hasil: hasil dari pengabdian Masyarakat didapatkan ada perbedaan Tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan Kesehatan.Abstract: Adolescence is the period most vulnerable to sexual abuse, given that adolescents should receive adequate support and facilities to develop their potential. However, their development process can be disrupted if they become victims of sexual abuse. Child abuse is a serious problem in Indonesia, and one type of child abuse is sexual abuse. The highest prevalence rate was found in Denmark at 37%, while in Indonesia there were 520 cases. The purpose of this community service program is to increase adolescents' knowledge about the prevention of sexual abuse. The methods used included direct lectures and question-and-answer sessions using PowerPoint presentations, the distribution of educational leaflets to 36 female students, and pre-test and post-test evaluations. This outreach activity was conducted over one day, targeting adolescents and focusing on the prevention of sexual abuse. The results of this community service showed a difference in the level of knowledge before and after the health outreach.