Nurfarisa Yuristya
Program Studi Agribisnis, UPN “Veteran” Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH KEMUDAHAN, KENYAMANAN DAN RISIKO PENGGUNAAN PEMBAYARAN DIGITAL (QRIS) TERHADAP MINAT PENGGUNAAN DI PEDAGANG PASAR WONOKROMO SURABAYA Nurfarisa Yuristya; Noor Rizkiyah; Nisa Hafi Idhoh Fitriana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.35259

Abstract

Abstrak: Penerapan QRIS sebagai standar pembayaran digital, khususnya di Pasar Wonokromo Surabaya, menunjukkan bahwa masih banyak pedagang yang pengetahuan mereka tentang sistem pembayaran digital ini terbatas. Keragaman usia di antara para pedagang diyakini sebagai salah satu alasan mengapa adaptasi terhadap teknologi digital ini belum berlangsung dengan cepat. Dalam konteks ini, penelitian ini memiliki tujuan yaitu menganalisis pengaruh kemudahan penggunaan, kenyamanan penggunaan, dan risiko penggunaan terhadap minat pedagang di Pasar Wonokromo, Surabaya, dalam menggunakan pembayaran digital QRIS. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan menggunakan simple random sampling, yang melibatkan 70 responden. Untuk menganalisis data, penelitian ini menggunakan metode SEMPLS. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan dan kenyamanan penggunaan masing-masing memiliki pengaruh positif terhadap minat penggunaan. Sebaliknya, risiko penggunaan terbukti memiliki pengaruh negatif terhadap minat penggunaan QRIS. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa secara teoretis penelitian ini memperkuat model penerimaan teknologi (TAM), dan secara praktis dapat menjadi dasar bagi pihak terkait untuk meningkatkan edukasi dan sosialisasi penggunaan QRIS kepada pedagang agar lebih memahami manfaat serta keamanan QRIS, sehingga dapat mempercepat adopsi pembayaran digital di lingkungan pasar tradisional.Abstract: The implementation of QRIS as a digital payment standard, particularly in Wonokromo Market, Surabaya, shows that many merchants still have limited knowledge about this digital payment system. The diversity in age among merchants is believed to be one of the reasons why adaptation to this digital technology has not been rapid. In this context, this study aims to analyze the influence of ease of use, convenience of use, and risk of use on the interest of merchants at Wonokromo Market, Surabaya, in using QRIS digital payments. Sampling in this study was conducted using simple random sampling, involving 70 respondents. To analyze the data, this study used the SEMPLS method. The findings of this study indicate that ease of use and comfort of use each have a positive influence on interest in use. Conversely, risk of use has been proven to have a negative influence on interest in using QRIS. This study provides implications that theoretically, it strengthens the technology acceptance model (TAM), and practically, it can be the basis for related parties to improve education and socialization of QRIS use to merchants so that they can better understand the benefits and security of QRIS, thereby accelerating the adoption of digital payments in traditional market environments.