Siti Maryani
Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN PELATIHAN KADER PEDULI STUNTING DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Siti Maryani; Bekti Yunianti; Mundarti Mundarti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.31885

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan ancaman serius bagi anak-anak di Indonesia saat ini dan masih memiliki tingkat prevalensi yang tinggi. Masalah stunting ini menjadi sangat penting karena dapat meningkatkan risiko kematian, penyakit, serta menghambat perkembangan mental dan motoric. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini agar kader kesehatan mampu mendampingi masyarakat agar masing-masing keluarga mampu melakukan berbagai upaya untuk mencegah stunting, Sehingga kejadian stunting dapat dicegah. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan pendidikan kesehatan kepada kader dan penugasan dari kader kepada masyarakat. Selanjutnya dilakukan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di desa Kalijoso dengan mitranya adalah 20 kader di Desa Kalijoso Kabupaten Magelang. Pada kegiatan ini evaluasi dilakukan melalui kuesioner berisi 20 pertanyaan dilakukan dengan melakukan pretest dan posttest, mengevaluasi proses pendampingan kader kepada kelompok masyarakat yang di dampingi, mengevaluasi peningkatan pengetahuan masyarakat yang di damping. Rata-rata pengetahuan setelah dilakukan kegiatan pengabdian mengalami peningkatan sebesar 7,5 dengan rata-rata hasil posttest sebesar 95,25. Nilai terendah 85 dan nilai tertinggi 100. Hal ini menunjukkan pengetahuan kader tentang stunting dan upaya pencegahan stunting meningkat.Abstract: Stunting is a growth disorder in children where their height is lower than the standard for their age. The stunting rate in Magelang Regency reached 37.6 percent. The results of the Nutritional Status Monitoring in 2017 showed that the stunting problem was at 28.5 percent, ranking second among the Regencies/Cities in Central Java. Stunting will affect the quality of human resources in the future (Paramashanti et al., 2016). There is a need for serious handling by the government. One strategy is to empower cadres. Cadres as active partners in the community can help tackle stunting. Therefore, it is essential to have health cadres who care about the stunting issue to assist families with infants or toddlers, in order to form families that are aware and concerned about stunting. Through this activity, we are planning to establish a Health Cadre Concerned with Stunting as a step to conduct early detection of stunting cases in family environments especially in Kalijoso Village, Secang District, Magelang Regency. It is hoped that this effort can reduce the rate of stunting while supporting the government's program in tackling stunting in Indonesia.