Fatin Natasya
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI KEUANGAN MASYARAKAT DAN KESADARAN LINGKUNGAN MELALUI SENI VISUAL DI KELURAHAN CIBODAS Muhamad Naufal Fakhri; Siti Faikoh; Fatin Natasya; Aditya Dwi Prasetyo; Melyawati Melyawati; Muhammad Khosyi Rahman; Risma Nurmala; Wita Widiyawati; Yuanda Rochman; Yusril Azie; Yoga Rarasto Putra; Widi Hastomo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34004

Abstract

Abstrak: Permasalahan utama adalah rendahnya pemahaman anak terkait konsep menabung serta kurangnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan penghijauan lingkungan PKM/Pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang keuangan melalui seni visual. Kegiatan dilaksanakan melalui metode partisipatif berupa sosialisasi, mural edukatif, senam komunitas, penghijauan, dan pendampingan kegiatan PAUD serta Posyandu. Mitra kegiatan mencakup kader Posyandu yaitu 5 orang, guru PAUD berjumlah 3 orang, dan tokoh masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan softskill mahasiswa dengan presentase 85% dalam hal komunikasi dan kolabori, serta peningkatan pemahaman anak terhadap konsep menabung dan kebutuhan-keinginan dengan presentasi 60%. Kegiatan mural dan mading visual juga meningkatkan kesadaran warga terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Program ini menunjukkan dampak sosial yang signifikan dan berkelanjutan.Abstract: The primary issue is children’s limited understanding of the concept of saving, along with the community’s insufficient concern for cleanliness and environmental greening. This Community Service Program (PKM) aims to educate the community about finance through visual arts. The activities were carried out using a participatory approach, including socialization, educational murals, community exercise, reforestation, and assistance in early childhood education (PAUD) and Posyandu activities. The program partners included five Posyandu cadres, three PAUD teachers, and community leaders. Evaluation was conducted through observation, interviews, and documentation. The results showed an 85% increase in students’ soft skills in terms of communication and collaboration, as well as a 50% improvement in children’s understanding of the concept of saving and distinguishing between needs and wants. Mural and visual board activities also raised community awareness of cleanliness and environmental sustainability. This program demonstrates a significant and sustainable social impact.