Dwiky Yoga Karuniawan
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kesantunan Tindak Tutur Direktif di Lingkungan Sekolah Berdasarkan Teori Facework Erving Goffman Dwiky Yoga Karuniawan; Agusniar Dian Savitri
Multatuli: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 02 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/multatuli.v1i02.6807

Abstract

Penelitian ini mengkaji kesantunan tindak tutur direktif di lingkungan sekolah berdasarkan teori wajah (facework) Erving Goffman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk, fungsi, dan faktor-faktor yang memengaruhi kesantunan tindak tutur direktif di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan langsung di SMAN 7 Kediri. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan teori face Goffman, yang mengklasifikasikan wajah positif dan wajah negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan wajah positif mencerminkan kebutuhan untuk dihargai dan diterima, seperti terlihat pada arahan guru kepada siswa yang disampaikan dengan motivasi dan penghargaan. Sementara itu, kesantunan wajah negatif mencerminkan penghormatan terhadap kebebasan dan otonomi, misalnya pada permintaan siswa yang menyisipkan kesan tidak memaksa. Fungsi kesantunan tindak tutur direktif meliputi meningkatkan efektivitas komunikasi, membangun hubungan interpersonal, dan mendukung pembentukan karakter siswa. Faktor-faktor yang memengaruhi kesantunan dalam tindak tutur direktif meliputi hubungan sosial, konteks formalitas, hierarki sosial, dan tujuan komunikatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan kesantunan tindak tutur direktif di lingkungan sekolah tidak hanya mendukung komunikasi yang efektif tetapi juga membangun budaya komunikasi yang harmonis. Kata Kunci: kesantunan, tindak tutur direktif, lingkungan sekolah, dan teori facework