Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Students’ Perceptions of Chatgpt as A Speaking Partner in Tourism English Role-Play: Implications for Ai-Enhanced Language Learning Dhimas Dwi Nugraha Hadistya
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 15 No 1, 2025
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study examines the perceptions of 25 English for Tourism Industry students at the State Polytechnic of Malang on using ChatGPT as a speaking partner in tour guide role-plays. The research aimed to evaluate its effectiveness in improving fluency, vocabulary, and confidence, while noting challenges such as speech recognition errors, limited response variety, and technical issues. Data were gathered through Likert-scale questionnaires and open-ended responses and analyzed both quantitatively and qualitatively. The results showed that students valued ChatGPT for vocabulary enrichment and fluency practice, though it was seen as a complement rather than a substitute for human interaction. The study highlighted the potential of integrating AI into Tourism English curricula while calling for enhanced feedback and conversational realism.
The Students’ Perception Toward Online Discussion in a Threaded Online Platform Dhimas Dwi Nugraha Hadistya
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 14 No 1, 2024
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study follows up students' perception to threaded online discussions from private university in Malang, East Java, Indonesia. This study was conducted on a sample space of 45 undergraduate Civil Engineering students who were all aged between 18 to 24 years. The participants included 13 females and 32 and they were then broken out into six groups to read the material and discussed in in the threaded online discussion through ProBoard platform. It employed a mixed-method approach and the interaction level were examined based on Thomas’ framework. Six students were interviewed in Bahasa Indonesia using semi-structured interviews to ensure that responses are clear. Interviews and questionnaires showed that 13 students experienced technical problems on the online platform. The atmosphere and communication matters played significant roles in eliciting unfavourable perceptions of the students in terms of online discussion. A follow-on examination indicates that in general, students do not like threaded discussions. However, the study also indicated that there is potential for online discussion to be used in language learning setting.
Pendampingan Manajemen Event Berbasis Partisipasi Masyarakat untuk Mendukung Pengembangan Desa Wisata Seni Budaya Tri Astuti Handayani; Dhimas Dwi Nugraha Hadistya; Pritantina Yuni Lestari; Abdul Muqit; Arief Rahmatulloh
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/1efm3723

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tulus Besar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang untuk mendukung pengelolaan daya tarik wisata seni budaya dan pengembangan potensi desa wisata melalui pelibatan pegiat seni lokal, khususnya seni Bantengan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam pengelolaan event kesenian serta pengembangan desa wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara sekaligus melestarikan seni dan budaya daerah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan service learning melalui tujuh tahapan, yaitu persiapan, perencanaan dan koordinasi dengan pihak desa serta pelaku wisata, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, monitoring dan evaluasi, serta dokumentasi dan publikasi. Pendekatan ini menekankan kolaborasi antara tim pengabdian dan masyarakat dalam proses pembelajaran, pendampingan, serta penerapan pengetahuan secara langsung di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan daya tarik wisata budaya, penyelenggaraan event kesenian, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata berkelanjutan di Desa Tulus Besar. Peningkatan tersebut terlihat dari hasil pre-test pengetahuan mitra terhadap pengelolaan event kesenian bantengan sebesar 79% dan hasil post-test sebesar 95% setelah dilakukan kegiatan pendampingan pengelolaan event kesenian bantengan di desa Tulus Besar.
PELATIHAN PENGELOLAAN EVENT KESENIAN BANTENGAN DI DESA TULUS BESAR Pritantina Yuni Lestari; Hilda Cahyani; Sugeng Hariyanto; Tri Astuti Handayani; Dhimas Dwi Nugraha Hadistya; Mutia Dewi Hidayati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 13 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2026
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v13i1.9634

Abstract

This community service program is designed to address the needs of the community of Tulus Besar Village, Tumpang District, in enhancing their capacity to manage Bantengan art events within the Tulus Besar tourism village area. The program involves local art practitioners to increase tourist visits, both domestic and international. The participants of this training are Bantengan art practitioners from Tulus Besar Village.Through this program, participants are expected to gain improved knowledge and skills in managing Bantengan art events, from the planning stage to the actual implementation of the events in Tulus Besar Village. The program will be carried out in seven stages: (1) planning (to identify the number of participants involved and the training materials required), (2) socialization, (3) coordination with village authorities and art practitioners (to ensure that the proposed plan aligns with community needs), (4) training, (5) mentoring, (6) monitoring and evaluation, and (7) publication.
Pelatihan Creative Teaching untuk Guru: Kolaborasi Kegiatan antara  Politeknik Negeri Malang dengan Universiti Sains Malaysia Isnaini Nur Safitri; Zubaidi Zubaidi; Rizky Kurniawan Murtiyanto; Farika Nikmah; Ahmad Fauzi; Maya Rizki Fauzia; Dhimas Dwi Nugraha Hadistya; Karina Ega Nirwana
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.967

Abstract

Siswa tingkat SD dan SMP  di saat ini merupakan generasi alpha. Generasi yang tumbuh di era digital yang canggih dengan akses luas terhadap teknologi seperti smartphone, tablet, dan internet sejak usia dini. Sehingga, sudah sepatutnya jika pengajaran yang mereka terima mengacu pada model inovasi yang melibatkan teknologi dan pembelajaran interaktif. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara tim dari Politeknik Negeri Malang, Universiti Sains Malaysia, dan Bakorwil Guru Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang, dengan khalayak sasaran adalah guru SD dan SMP. Tujuan kegiatan yaitu memberikan pelatihan creative teaching, kegiatan dilaksanakan dengan beberapa tahap, yaitu diskusi, pelaksanaan kegiatan dan keberlanjutan program. Pelatihan ini memberikan pemahaman dan pengalaman kepada guru bagaimana creative teaching yang sesuai dengan perkembangan siswa saat ini. Pelatihan fokus pada bagaimana memilih media interaktif untuk pembelajaran, tugas berbasis project, serta mendorong siswa untuk bereksplorasi dalam ruang praktik. Harapannya, guru dapat menerapkan creative teaching dan menjadikan pembelajaran interaktif yang berpusat pada siswa.