Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PREDIKSI GERAK TERHADAP DESAIN AWAL FERRY 600, 500 DAN 300 GRT UNTUK PELAYARAN ANTAR PULAU Baharuddin Ali
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 3 No. 2 (2009)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal ferry merupakan angkutan umum antar pulau di Indonesia yang populer. Sebagai angkutan penumpang maka faktor keselamatan dan kenyamanan merupakan hal yang sangat penting. Prediksi olah gerak kapal yang berkaitan dengan stabilitas kapal adalah tahapan penting untuk mengkaji suatu desain ferry yang layak laut. Tiga buah jenis ferry 600, 500 dan 300 GRT telah dilakukan prediksi gerak kapal berupa heave, pich dan roll dengan menggunakan metode strip teori. Hasil prediksi menunjukkan bahwa respon gerak yang dihasilkan heave dibawah nilai batas maksimum Hw/Za kurang dari satu, pitch dibawah 4 derajat dan roll dibawah 12 derajat dengan merekomendasikan pemasangan bilge keel untuk meredam roll saat resonansi.
STUDI KOEFISIEN N PADA PREDIKSI ROLL KAPAL SARAT RENDAH DALAM IMO A.749(18) Baharuddin Ali
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 6 No. 1 (2012)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan penggunaan kapal dengan sarat rendah atau rasio B/T besar (deck cargo) di Indonesia menjadi suatu pilihan dalam rangka efektifitas dan efisiensi dibandingkan membangun kapal tipe hatch cargo. Perairan Indonesia yang sangat bervariasi kedalaman lautnya serta terhubung ke jalur sungai-sungai besar yang masuk hingga pedalaman merupakan suatu pertimbangan pemilihan tipekapal sarat rendah. Seiring dengan itu peraturan keselamatan kapal semakin ketat merupakan tantangan dalam perancangan dan sistim operasional kapal. Karakteristik lengan stabilitas pada kapal sarat rendah yang berbeda pada kapal umumnya seperti yang disyaratkan dalam kriteria kestabilan minimum yang dikeluarkan oleh International Maritime Organization (IMO) Resolusi A.749(18) menjadikan kapal sarat rendah perlu kajian tersendiri. Dari hasil kajian dan uji model didapatkan bahwa untuk kapal sarat rendah (B/T > 4) pada prediksi roll dalam weather criterion direkomendasikan untuk adanya koreksi nilai N dari sebelumnya yang dipakai yaitu 0.02 menjadi 0.035, dengan nilai tersebut menunjukkan hasil prediksi maksimum roll yang realistik bagi kapal sarat rendah. Hal ini merupakan masukkan dalam penyusunan aturan keselamatan kapal sarat rendah.