Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SISTEM MONITORING AIR BUBBLE SYSTEM PADA PROTOTYPE SEPHULL BUBBLE VESSEL Moch Nasir
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 4 No. 2 (2010)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sephull Bubble Vessel adalah kapal dengan pelumasan udara yaitu kapal dengan injeksi udara di bagian bawahnya, desain kapal ini untuk mendapatkan sebuah kapal dengan kemampuan berlayar dengan kecepatan tinggi dengan konsumsi bahan bakar yang minimal. Untuk mendapatkan performa yang optimal, maka tekanan pada air bubble system harus diatur pada tekanan optimal yang dapat menghasilkan sistem pelumasan udara yang menghasilkan kinerja optimal. Untuk mendapatkan tekanan optimal perlu dilakukan uji coba air bubble system pada beberapa variasi tekanan, kecepatan kapal dan posisi air bubble system. Dalam kesempatan ini akan dirancang Sistem Monitoring Air bubble system pada Prototype Sephull Bubble Vessel, dengan menggunakan Pressure sensor Autonics PSA-1, pressure sensor ini mampu mengukur tekanan sampai 10 bar. Analog output sensor akan dijadikan input pada Analog Input NI-USB 6216 yang akan merubah signal analog sensor menjadi sinyal digital sehingga data tersebut dapat disimpan dalam sebuah file dengan menggunakan program akuisisi data dengan program LabView.
OPTIMALISASI PENEMPATAN SENSOR UNTUK PENGUKURAN DISTRIBUSI TEKANAN MODEL KAPAL BERSAYAP Moch Nasir
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 5 No. 1 (2011)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efek fenomena hidrodinamika yang perlu dikaji dalam perancangan operasional proses pendaratan model WISE (Kapal bersayap) di air adalah masalah hydrodynamic impact pada konfigurasi badan (main hull) dan pontoon, untuk itu perlu dilakukan uji model proses landing pada model kapal bersayap tersebut. Untuk mengetahui hydrodynamic impact pada main hull dan pontoon model kapal bersayap di pasang beberapa sensor tekanan. Sebelum dilakukan pemasangan sensor perlu dilakukan Simulasi pemodelan dengan menggunakan program komputer dengan menggunakan metode elemen hingga (FEM). Pada simulasi pemodelan ini main hull dan pontoon model kapal bersayap digambarkan dalam bentuk 3 Dimensi. Dari hasil simulasi dapat diperoleh distribusi tekanan yangterjadi pada main hull dan pontoon pada saat model dijatuhkan ke air, sehingga dapat digunakan sebagai acuan untuk optimalisasi penempatan sensor tekanan pada model kapal bersayap.