Sukrin Sukrin
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Bahasa sebagai Alat Kekuasaan: Telaah Kontekstual dalam Analisis Wacana Kritis Sukrin Sukrin
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i3.161

Abstract

Penelitian ini membahas peran strategis bahasa sebagai alat kekuasaan dalam berbagai konteks sosial dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK). Bahasa tidak hanya digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mereproduksi dominasi, membingkai realitas, dan menyisipkan ideologi dalam praktik kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis berbagai teks seperti pidato politik, berita media daring, dokumen kebijakan, dan wacana media sosial. Model analisis yang digunakan merujuk pada pendekatan Fairclough dan Van Dijk yang memadukan analisis teks, konteks, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa digunakan secara sistematis untuk meneguhkan kekuasaan melalui strategi seperti eufemisme, kalimat pasif, diksi politis, serta konstruksi narasi yang menyudutkan kelompok tertentu. Selain wacana dominan, ditemukan pula bentuk resistensi melalui wacana tandingan yang muncul di ruang digital. Hal ini menunjukkan bahwa praktik bahasa merupakan arena kontestasi makna yang terus berlangsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa adalah medan kuasa yang kompleks, dan pemahaman terhadap relasi antara bahasa, ideologi, dan kekuasaan sangat penting untuk membangun masyarakat yang lebih kritis, adil secara simbolik, dan setara dalam produksi makna.