Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tindak Tutur dan Implikatur Percakapan dalam Siniar Podkesmas: Kajian Pragmatik pada Episode “Yang Ditanya Eca, Yang Jawab Surya, Dasar Abang Adik!” Regita Jaharatul Rosyida; Didin Sahidin; Ardi Mulyana Haryadi
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): Alusi: Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i2.3275

Abstract

Penelitian ini berjudul “Tindak Tutur dan Implikatur Percakapan dalam Siniar Podkesmas Berjudul ‘Yang Ditanya Eca yang Jawab Surya, Dasar Abang Adek!’”. Masalah penelitian dirumuskan sebagai berikut: (1) jenis tindak tutur apa saja yang digunakan dalam siniar tersebut, dan (2) wujud implikatur apa saja yang muncul dalam percakapan. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan jenis tindak tutur yang digunakan, dan (2) mengidentifikasi wujud implikatur yang terdapat dalam siniar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa tuturan dalam siniar Podkesmas yang diunggah pada kanal YouTube pada 10 September 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan catat rekam, kemudian dianalisis dengan klasifikasi jenis tindak tutur dan implikatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 90 data tuturan, ditemukan tindak tutur representatif sebanyak 70 tuturan (78%), komisif 3 tuturan (3%), direktif 5 tuturan (6%), ekspresif 6 tuturan (7%), dan deklaratif 1 tuturan (1%). Selain itu, ditemukan wujud implikatur konvensional sebanyak 23 tuturan (26%), implikatur nonkonvensional 13 tuturan (14%), implikatur percakapan umum 40 tuturan (44%), dan implikatur percakapan khusus 4 tuturan (4%). Temuan penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur yang paling dominan adalah representatif, sedangkan implikatur yang paling dominan adalah implikatur percakapan umum. Hasil ini memberikan implikasi terhadap kajian pragmatik, khususnya dalam memahami strategi komunikasi dan makna implisit yang digunakan dalam media siniar sebagai sarana hiburan dan informasi.