Fitriya Dwi Mutrikah Mutrikah
Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Peserta Didik dan Peran Organisasi Pelajar dalam Menguatkan Karakter Religius Siswa Fitriya Dwi Mutrikah Mutrikah; Muhammad Ghafar
Edumanagerial Vol. 4 No. 1 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i1.4697

Abstract

Pendidikan tidak hanya bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membentuk karakter peserta didik secara intelektual, sosial, dan spiritual. Penguatan nilai-nilai religius menjadi aspek penting dalam pendidikan karakter yang harus dikembangkan sejak dini. Penelitian ini bertujuan mengkaji kontribusi manajemen peserta didik dan peran aktif organisasi pelajar dalam penguatan karakter religius siswa di MTs. Ma’arif Balong. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui dokumentasi kebijakan sekolah, program kerja organisasi pelajar, serta kegiatan keagamaan siswa, kemudian dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen peserta didik yang terencana dan terintegrasi dengan budaya madrasah, serta pelaksanaan program pembinaan religius yang melibatkan keteladanan guru dan partisipasi aktif siswa dalam organisasi pelajar, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi perkembangan spiritual siswa. Evaluasi berkala dan tindak lanjut personal memperkuat efektivitas pembentukan karakter religius secara optimal. Sinergi antara manajemen peserta didik dan organisasi pelajar menjadi kunci utama dalam mewujudkan pendidikan karakter yang utuh dan berkelanjutan di madrasah. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepala madrasah, guru, tim kesiswaan, dan pembina organisasi pelajar dalam perancang dan melaksanakan program pembinaan religius yang konsisten dan bermakna