Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Keamanan Jaringan Komputer Terhadap Ancaman Phising pada Pengguna E-Commerce Harry Pribadi Fitrian; Wida Waryani; Namia Resca Kirana
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 7, No 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v7i6.8388

Abstract

Abstrak - Phishing merupakan teknik penipuan yang bertujuan untuk mendapatkan informasi sensitif, seperti kata sandi dan nomor kartu kredit, dengan menyamar sebagai entitas tepercaya. Meningkatnya ancaman phising terhadap e-commerce penting untuk melakukan analisis mendalam terhadap keamanan jaringan komputer dalam konteks e-commerce, guna mengidentifikasi dan mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh serangan phishing. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan memahami berbagai aspek keamanan jaringan komputer dalam konteks e-commerce, khususnya dalam pencegahan serangan phishing. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan literatur review untuk menganalisis keamanan jaringan komputer terhadap ancaman phising. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis keamanan jaringan komputer sangat penting untuk melindungi pengguna e-commerce dari serangan phishing. Penelitian mengidentifikasi bahwa phising secara khusus menargetkan sektor sensitif e-commerce, dengan faktor-faktor seperti minimnya kesadaran pengguna dan kebijakan keamanan yang lemah berkontribusi terhadap keberhasilan serangan. Selain itu, edukasi pengguna dan penerapan langkah-langkah keamanan yang tepat dapat mengurangi risiko phising, sehingga kolaborasi antara penyedia layanan e-commerce dan pengguna sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman.Kata kunci: phising, e-commerce, ancaman dan keamanan jaringan Abstract - Phishing is a fraudulent technique that aims to obtain sensitive information, such as passwords and credit card numbers, by posing as a trusted entity. The increasing threat of phishing to e-commerce makes it important to conduct an in-depth analysis of computer network security in the context of e-commerce, in order to identify and reduce the risks posed by phishing attacks. The purpose of this research is to analyze and understand various aspects of computer network security in the context of e-commerce, especially in the prevention of phishing attacks. This research method uses descriptive qualitative with a literature review approach to analyze computer network security against phishing threats. The results showed that analyzing computer network security is very important to protect e-commerce users from phishing attacks. The research identified that phishing specifically targets the sensitive sector of e-commerce, with factors such as lack of user awareness and weak security policies contributing to the success of the attack. In addition, user education and the implementation of appropriate security measures can reduce the risk of phishing, so collaboration between e-commerce service providers and users is necessary to create a secure environment.Keywords: phishing, e-commerce, threat and network security
Rancang Bangun Sistem Informasi Smart City Untuk Optimalisasi Pelayanan dan Informasi Publik  (Studi Kasus: Kabupaten Bandung Barat) Namia Resca Kirana; Harry Pribadi Fitrian; Muhammad Syafiuddin Usman
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 3 (2026): Juni, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/3mn0f517

Abstract

Abstrak - Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan konsep Smart City. Kabupaten Bandung Barat masih menghadapi berbagai kendala dalam penyampaian informasi publik, seperti keterbatasan akses informasi yang terintegrasi dan pengelolaan data yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Smart City berbasis web yang dapat mendukung optimalisasi pelayanan dan informasi publik di Kabupaten Bandung Barat. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD) yang terdiri dari tahap Requirement Planning, User Design, Construction, dan Cutover. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel, bahasa pemrograman PHP, serta basis data MySQL. Fitur yang tersedia meliputi informasi daerah, Quick Win, data inovasi, dokumen, serta halaman administrasi untuk pengelolaan data. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan seluruh fungsi berjalan sesuai kebutuhan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berfungsi dengan baik dan berhasil sesuai skenario yang telah ditentukan. Dengan demikian, Sistem Informasi Smart City yang dikembangkan mampu mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi publik serta membantu pemerintah daerah dalam mengelola dan menyampaikan informasi secara lebih efektif, efisien, dan terstruktur. Kata kunci : Smart City; Sistem Informasi, Pelayanan Publik, Informasi Publik, Rapid Application Development;   Abstract - The rapid development of information and communication technology has encouraged local governments to improve the quality of public services through the implementation of the Smart City concept. West Bandung Regency still faces several challenges in delivering public information, including limited access to integrated information and suboptimal data management. This study aims to design and develop a web-based Smart City Information System to support the optimization of public services and public information dissemination in West Bandung Regency. The system was developed using the Rapid Application Development (RAD) method, which consists of the Requirement Planning, User Design, Construction, and Cutover phases. The system was built using the Laravel framework, PHP programming language, and MySQL database. The available features include regional information, Quick Win programs, innovation data, documents, and an administrative dashboard for data management. System testing was conducted using the Black Box Testing method to ensure that all functions operated according to the specified requirements. The testing results showed that all system features functioned properly and successfully met the expected scenarios. Therefore, the developed Smart City Information System is capable of facilitating public access to information and assisting local governments in managing and delivering information more effectively, efficiently, and systematically. Keywords: Smart City, Information Systems; Public Services; Public Information; Rapid Application Development;