Abstrak- Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan tantangan penerapan sistem informasi kehadiran berbasis teknologi di PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (SISI), khususnya dalam konteks model kerja hybrid, yaitu bekerja di mana saja (WFA) dan bekerja di kantor (WFO). Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dimana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem absensi SISI dapat mencatat aktivitas karyawan secara detail dan real time melalui fungsi penjadwalan aktivitas, sehingga memberikan dasar perhitungan jam kerja dan lembur yang akurat. Namun, sistem ini juga menghadapi beberapa keterbatasan, seperti keterbatasan teknis dalam pengisian aktivitas, masalah durasi yang tidak realistis yang disebabkan oleh kesalahan input sistem, dan keterbatasan integrasi antar sistem. Temuan ini menunjukkan bahwa, meskipun sistem kehadiran SISI cukup efektif dalam meningkatkan akuntabilitas dan produktivitas, ada potensi pengembangan dari perspektif teknis dan fungsional untuk mengakomodasi perubahan dalam pola kerja yang semakin fleksibel dengan lebih baik.Kata kunci : Sistem informasi absensi, Work From Anywhere (WFA), Work From Office (WFO), SISI, schedule activity, manajemen kehadiran. Abstract - This study aims to analyze the effectiveness and challenges of implementing a technology-based attendance information system at PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (SISI), especially in the context of a hybrid work model, namely working anywhere (WFA) and working in the office (WFO). The methodology used is a descriptive qualitative approach where data is collected through interviews, observations and library research. The results of the study indicate that the SISI attendance system can record employee activities in detail and in real time through the activity scheduling function, thus providing a basis for calculating accurate working hours and overtime. However, this system also faces several limitations, such as technical limitations in filling activities, unrealistic duration problems caused by system input errors, and limited integration between systems. These findings indicate that, although the SISI attendance system is quite effective in improving accountability and productivity, there is potential for development from a technical and functional perspective to better accommodate changes in increasingly flexible work patterns.Keywords: Attendance information system, Work From Anywhere (WFA), Work From Office (WFO), SISI, schedule activity, attendance management.