Yusi Nurcahya Dewi
Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Karakter Tokoh Dewi Angreni dalam Naskah Panji Wulung Wayang Gedhog Futya Rakhmani; Yusi Nurcahya Dewi; Agatia Mega Rianda
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1589

Abstract

This study aims to examine the character education of Dewi Angreni in the Panji Wulung Wayang Gedhog script, focusing on the value of integrity and mutual cooperation. The research method used is descriptive qualitative approach with literary sociology approach. Data were obtained from Panji Wulung manuscripts and analyzed using hermeneutic techniques. The results showed that Dewi Angreni is a protagonist who has a strong character in the form of loyalty, obedience to her husband, and concern for others. The value of integrity is reflected in her loyalty until the end of her life, while the value of mutual cooperation is seen in her concern for others and respect for others. This study confirms that Dewi Angreni can be used as a role model inlearning local wisdom-based character education
Identitas Gastronomi Sastra dalam Tradisi Sadranan di Cepogo: Diversifikasi Olahan Ketan sebagai Simbol Perekat Sosial Futya Rakhmani; Azis Heru Iswanto; Yusi Nurcahya Dewi; Angga Bimo Satoto
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2469

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) diversifikasi olahan berbahan dasar ketan dalam acara Sadranan di kecamatan Cepogo, (2) makna simbolik berbagai macam olahan ketan dalam tradisi Sadranan. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan model interpretatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara secara langsung. Setelah seluruh data primer dan sekunder terkumpul, lalu dilakukan analisis data menggunakan teknik analisis data Semiotika Roland Barthes untuk menjelaskan makna simbolik pada sajian makanan berupa olahan ketan yang digunakan pada tradisi Sadranan. Hasil penelitian menunjukkan makna simbolik pada makanan berbahan dasar ketan yang mempunyai sifat pliket atau lekat, melambangkan suatu maksud agar antara roh yang mati dan yang masih hidup selalu menjaga hubungan agar silaturahmi semakin erat. Jenis-jenis makanan hasil dari olahan ketan diantaranya yaitu lemper, lepet, semar mendem, tape ketan, jadah, ketan kelapa parut, wajik, bubur ketan hitam, lupis, getas.