Sri Yanuarsih
Universitas PGRI Ronggolawe Tuban, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Bahasa Slang pada Kolom Komentar Akun Tiktok @Vilmei Manda Aprilia; Sri Yanuarsih; I Wayan Letreng
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2151

Abstract

Tujuan utama penelitian untuk mengkaji kejadian penggunaan bahasa slang dalam komunikasi digital pada kolom komentar akun TikTok @vilmei. TikTok merupakan salah satu aplikasi media sosial dan platform video musik yang populer dikalangan masyarakat yang sering kali disertai dengan komentar-komentar bahasa slang. Bahasa Slang merupakan ragam bahasa tidak resmi dan tidak baku yang digunakan oleh kelompok sosial tertentu, terutama kaum remaja, untuk berkomunikasi secara internal. Dalam penelitian ini ditemukan bahasa gaul sebanyak 23 kata pada kolom komentar akun tiktok @vilmei berupa bentuk kata, yaitu abreviasi, absorbsi, dan gabungan abreviasi dan absorbsi. Pada bentuk kata abreviasi ditemukan sebanyak empat belas kata bahasa slang, diantaranya gercep, salfok, fotbar. Pada bentuk kata absorbsi ditemukan sebanyak enam kata bahasa slang, diantaranya seperti kata gemoy, kocak dan anjay. Pada bentuk kata gabungan berjumlah tiga kata bahasa slang, yaitu collab, bjirr dan kepo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa gaul di TikTok didominasi oleh bentuk pemendekan kata, seperti akronim dan singkatan, yang bertujuan menyederhanakan penyampaian pesan tanpa mengurangi maknanya. Fenomena ini mencerminkan bagaimana media sosial memengaruhi pola komunikasi, di mana efisiensi dan kecepatan menjadi prioritas utama. Selain itu, bahasa gaul yang digunakan juga menunjukkan kemampuan pengguna untuk beradaptasi dengan tren dan menciptakan cara komunikasi yang unik dalam komunitas digital mereka. Penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang peran bahasa gaul dalam membentuk dinamika komunikasi digital, khususnya di Indonesia. Dengan demikian, studi ini menjadi referensi penting bagi pihak-pihak yang tertarik untuk memahami hubungan antara bahasa, media sosial, dan generasi muda.