Devi Crisnawati Simamora
Universitas Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat Jambi Dwibahasa Karya Ricky Aptifive Manik Devi Crisnawati Simamora; Akhyaruddin Akhyaruddin; Ade Bayu Saputra
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2569

Abstract

Latar belakang ini didasarkan karena hingga pada saat ini pendidikan karakter masih terus di perbincangan. Ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter sangat penting untuk menciptakan sikap dan perilaku yang lebih baik bagi generasi berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam cerita rakyat jambi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam cerita rakyat daerah jambi.Metode penelitian ini menggunakan didaktis deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah nilai pendidikan karakter dalam dua belas cerita rakyat jambi dan sumber datanya adalah buku Cerita Rakyat Dwibahasa dengan dua belas judul cerita yaitu 1) Air Hitam dan Air Jernih, 2) Batu Bersumpah, 3) Batu Kerbau, 4) Danau Lingkat, 5) Datuk Darah Putih, 6) Datuk Kerungkung Bebulu, 7) Dideng Dang Ayu, 8) Gadis Berambut Panjang, 9) Lubuk Bujang Gadis, 10) Orang Halus, 11) Padi Sebesar Kelapa, 12) Tama Tujeuh. Hasil penelitian ini adalah ditemukan dua belas nilai pendidikan karakter dalam cerita rakyat ini. Dua belas nilai pendidikan karakter itu adalah (1) religius, (2) jujur, (3) toleransi, (4) kerja keras, (5) kreatif, (6) mandiri, (7) demokrasi, (8) semangat kebangsaan, (9) cinta tanah air, (10) komunikatif, (11) cinta damai, dan(12) tanggung Jawab. Sementara untuk nilai pendidikan karakter displin, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, gemar membaca, peduli lingkungan, dan peduli sosial tidak muncul dalam cerita rakyat tersebut.