Muhammad Alfian Tuflih
Universitas Negeri Makassar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kesantunan Berbahasa Terhadap Rating Driver Online: Strategi Kesantunan Brown dan Levinson Muhammad Alfian Tuflih
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi kesantunan berbahasa menurut teori Brown & Levinson terhadap rating yang diberikan penumpang kepada driver transportasi online. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, melibatkan 150 responden yang menilai pengalaman interaksi dengan driver. Empat strategi kesantunan dianalisis, yaitu Positive Politeness, Negative Politeness, Bald-on-Record, dan Off-Record. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang mengukur persepsi kesantunan driver serta rating aktual yang diberikan dalam aplikasi. Analisis statistik dilakukan melalui tabel distribusi frekuensi, diagram batang, serta uji korelasi untuk melihat hubungan antara strategi kesantunan dan rating. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Positive Politeness memiliki korelasi paling kuat dan signifikan terhadap tingginya rating, diikuti oleh Negative Politeness yang juga berhubungan positif tetapi dengan kekuatan hubungan yang lebih moderat. Strategi Off-Record menunjukkan hubungan positif tingkat sedang, sedangkan Bald-on-Record menunjukkan korelasi paling rendah terhadap rating. Distribusi data dalam diagram batang memperlihatkan bahwa mayoritas driver yang menerapkan kesantunan positif memperoleh rating 4–5, sementara penggunaan strategi langsung tanpa mitigasi cenderung menghasilkan rating lebih rendah. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa semakin tinggi tingkat kesantunan berbahasa yang digunakan driver, semakin tinggi pula rating yang diberikan penumpang.
Pengaruh Ketidaksantunan Berbahasa Sosial Media Influencer Bunda Corla Terhadap Popularitasnya: Tinjauan Pragmatik Jonathan Culpeper Muhammad Alfian Tuflih
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2718

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketidaksantunan berbahasa yang dilakukan oleh influencer Bunda Corla terhadap popularitasnya di media sosial dengan menggunakan perspektif pragmatik impoliteness Jonathan Culpeper. Data penelitian berupa ujaran dan tuturan Bunda Corla pada berbagai platform digital yang dikumpulkan melalui teknik simak, catat, transkripsi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis wacana pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bunda Corla secara konsisten menggunakan berbagai strategi ketidaksantunan, seperti bald on record impoliteness, positive impoliteness, negative impoliteness, sarcasm, mock impoliteness, dan withholding politeness. Strategi ketidaksantunan tersebut tidak ditafsirkan audiens sebagai bentuk agresi verbal, tetapi sebagai gaya komunikasi performatif yang bersifat humoris, spontan, dan identitas khas dirinya. Ketidaksantunan yang ditampilkan justru menciptakan kedekatan emosional, meningkatkan interaksi audiens, serta memperkuat branding personal yang berkontribusi pada tingginya popularitas Bunda Corla. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam konteks media sosial, ketidaksantunan dapat berfungsi sebagai modal simbolik dan strategi komunikasi yang efektif, sehingga menantang pemahaman tradisional mengenai relasi antara kesantunan, penerimaan publik, dan citra sosial.