Kartika Rinakit Adhe
Universitas Negeri Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Parental Phubbing Terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini: A Systematic Literature Review Nashella Dwi Nur Annisa; Sri Widayati; Novi Anggraeni; Kartika Rinakit Adhe
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 9, No 1 (2026): In Press
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v9i1.5664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan parental phubbing dengan perkembangan sosial-emosional anak usia dini melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Parental phubbing merupakan kondisi ketika perhatian orang tua lebih terfokus pada smartphone atau perangkat digital dibandingkan interaksi langsung dengan anak, yang berpotensi memengaruhi kualitas hubungan orang tua–anak dan perkembangan sosial-emosional anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode SLR yang mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran artikel ilmiah menggunakan aplikasi Publish or Perish yang terhubung dengan Google Scholar. Dari 398 artikel yang teridentifikasi, diperoleh 18 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan menggunakan content analysis dan thematic analysis untuk mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis temuan penelitian. Hasil sintesis menunjukkan tiga tema utama, yaitu keterlibatan dan pola asuh orang tua, penggunaan teknologi digital dalam keluarga, serta kualitas interaksi orang tua–anak dalam kaitannya dengan perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Temuan menunjukkan bahwa berkurangnya perhatian, responsivitas, komunikasi, dan keterlibatan emosional orang tua berpotensi berkaitan dengan perkembangan sosial-emosional anak. Namun, meskipun beberapa artikel yang dianalisis secara eksplisit mengkaji parental phubbing, sebagian besar penelitian membahas faktor-faktor yang berkaitan, seperti penggunaan teknologi digital oleh orang tua, praktik pengasuhan, dan kualitas interaksi orang tua–anak. Oleh karena itu, temuan mengenai parental phubbing perlu dipahami sebagai sintesis antara bukti empiris langsung dan temuan yang memiliki keterkaitan konseptual serta tidak dapat diinterpretasikan sebagai bukti adanya hubungan kausal secara langsung.