Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Tekanan Pemadatan terhadap Karakteristik Pembakaran Briket Limbah Sabut Kelapa sebagai Bahan Bakar Biomassa Alternatif Hernando, Ivan Christian; Anggono, Willyanto; Yuke, Stevanus
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i2.26043

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi di tengah keterbatasan sumber daya fosil mendorong pengembangan energi alternatif yang berkelanjutan, salah satunya melalui pemanfaatan biomassa dalam bentuk briket. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi limbah sabut kelapa (coconut fiber) sebagai bahan baku briket biomassa dan membandingkannya dengan biji bintaro (Cerbera manghas) yang menggunakan perekat tapioka, serta mengevaluasi pengaruh tekanan pemadatan terhadap karakteristik pembakarannya. Briket dibuat dari 100% sabut kelapa dengan perekat tapioka, kemudian dipadatkan pada tekanan 1 MPa dan 2 MPa. Pengujian nilai kalor dilakukan menggunakan Parr Oxygen Bomb Calorimeter, sedangkan uji pembakaran dilakukan untuk mengetahui waktu penyalaan, temperatur, dan durasi pembakaran. Seluruh pengujian dilakukan dengan tiga kali replikasi. Hasil menunjukkan bahwa briket dari limbah sabut kelapa memiliki nilai kalor tertinggi, yaitu 4741 kkal/kg, lebih tinggi dibandingkan briket campuran 90% biji bintaro dan 10% tapioka yang menghasilkan 4164 kkal/kg. Uji pembakaran menunjukkan bahwa briket yang dipadatkan pada tekanan 2 MPa memiliki durasi pembakaran lebih lama (1433 detik) dan temperatur sedikit lebih tinggi (66,5 °C) dibandingkan tekanan 1 MPa, meskipun memerlukan waktu penyalaan yang lebih lama. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan tekanan pemadatan menghasilkan struktur briket lebih rapat dan pembakaran lebih stabil. Secara keseluruhan, limbah sabut kelapa berpotensi tinggi sebagai bahan bakar biomassa alternatif yang efisien dan berkelanjutan.
Karakteristik Pembakaran Briket yang Terbuat dari Limbah Sabut Kelapa dengan Perekat Limbah Nanas Pada Berbagai Tekanan Pemadatan Anggono, Willyanto; Hernando, Ivan Christian; Yuke, Stevanus
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 5 No 1 (2026): April
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v5i1.419

Abstract

The use of biomass waste as an alternative energy source is an effective way to reduce dependence on fossil fuels and address environmental issues. This study analyzes the combustion characteristics of briquettes made from coconut coir waste using pineapple waste as a binder. The research methodology includes raw material drying, mixing with a 5% binder concentration, and briquette molding under compaction pressures of 1 MPa and 2 MPa. The parameters tested include calorific value, burning rate, ignition time, and flame temperature. The results indicate that these briquettes achieved a peak calorific value of 4606 kcal/kg, surpassing that of bintaro leaf waste briquettes (4164 kcal/kg). The application of 2 MPa pressure yielded the best performance, characterized by a longer combustion duration (1295 seconds) and temperatures reaching 600°C, though it required a longer ignition time than the 1 MPa variant. The denser structure resulting from increased compaction pressure was proven to enhance combustion efficiency and stability. The primary contribution of this research lies in the use of pineapple waste as an innovative organic binder, which has been proven to significantly increase the calorific value and combustion duration of biomass briquettes compared to conventional binders.