Supatmiasih
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Quadruple Helix Terhadap Pengembangan Ekonomi Kreatif Pada Kerajinan Sentra Tenun Ikat Bandar Kidul Kota Kediri Supatmiasih; Muchson, Muchamad; Anas, Muhammad
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan) Vol 5 No 2 (2025): JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpeaku.v5i2.26723

Abstract

Penelitian ini berupaya mengatasi tantangan melalui pendekatan quadruple helix, yang mengintegrasikan peran pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan fasilitator, akademisi dalam riset dan transfer inovasi, industri sebagai penyedia teknologi dan akses pasar, serta masyarakat sebagai konsumen dan penggerak inovasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara empat komponen dalam model quadruple helix (pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat) terhadap pengembangan ekonomi kreatif pada kerajinan tenun ikat di Bandar Kidul, Kota Kediri, sampel penelitian ini sebanyak 50 orang dengan data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS (uji kualitas data, asumsi klasik, regresi linier berganda, dan uji hipotesis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen Pemerintah dan Akademisi dalam quadruple helix memiliki pengaruh negatif (tidak signifikan dan signifikan, masing-masing) terhadap pengembangan ekonomi kreatif pengrajin tenun di Kediri, disebabkan oleh kebijakan tumpang susun. Komponen Industri memiliki pengaruh positif tidak signifikan, karena manfaatnya belum dirasakan merata akibat keterbatasan informasi, modal, dan jaringan pengrajin. Komponen Masyarakat menunjukkan pengaruh positif signifikan, berperan aktif dalam promosi produk. Keempat komponen quadruple helix (Pemerintah, Akademisi, Industri, dan Masyarakat) memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan ekonomi.